Suara.com - Kawasan RW 14 Kelurahan Duri Kosambi Kecamatan Cengkareng tergenang banjir yang cukup parah. Bahkan di lima RT, ketinggian air mencapai sekitar 160 meter.
Menurut Willy (33), warga setempat, ini adalah banjir pertama setelah kali terakhir terjadi tahun 2009. Bahkan, ia menilai banjir kekinian lebih parah daripada yang terahir.
"Terakhir banjir 2007, baru sekarang banjir lagi. Parah banget, lebih parah," ujar Willy di lokasi banjir, Kamis (2/1/2020).
Ia mengatakan, selama periode gubernur-gubernur sebelum Anies Baswedan, wilayahnya tak lagi pernah terkena banjir. Ia menyebut seharusnya Anies bisa melanjutnya atau memperbaikinya.
"Sebelum-sebelumnya, dari masa periode sebelumnya, masa pemimpin sebelumnya, bagus menurut saya, enggak ada banjir sama sekali," kata dia.
Karena itu, pria yang mengaku sudah tinggal di Duri Kosambi sejak 1986 lalu ini meminta agar Anies segera mempercepat penanganan banjir. Ia juga meminta Anies tidak bekerja hanya sekadar pencitraan.
“Ya jangan cuma inilah, pencitraan lah. Dia kan sebagai gubernur sudah bisa lebih baik lah, terutama menangani banjir," kata dia.
Di lokasi ini sendiri, terdapat sembilan RT yang tergenang air. RT05-09 paling parah dengan ketinggian air mencapai mata orang dewasa atau sekitar 160 meter.
Baca Juga: Pak Anies, Korban Banjir Cengkareng Ngemper di Halte Belum Dapat Bantuan
Berita Terkait
-
Jakarta Panas Hari Ini, Debit Air di Manggarai Terus Menurun
-
Sempat Tolak Direlokasi, Warga Rusunawa Jatinegara Senang Tak Kena Banjir
-
Banjir Tak Kunjung Surut, Harga Sembako Terancam Naik
-
Jabodetabek Terendam Banjir, 38 Cabang BCA Tak Bisa Layani Nasabah
-
Banjir Jakarta Makan Korban Jiwa Jadi Sorotan Banyak Media Asing
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular