Suara.com - Setelah 2 hari lamanya terendam banjir, Perumahan Setia Mekar, Tambun, Bekasi, Jawa Barat kini sudah mulai surut. Sebagian warga pun mulai membersihkan rumah dan perabotan rumah tangga yang tergenang air.
Banjir yang dengan kedalaman 1 meter hingga 1,5 meter kini mulai berangsur surut sejak Kamis, (2/1/2020) siang. Dari pantauan Suara.com pukul 18.00 WIB, ketinggian air sudah turun menjadi 60 centimeter hingga 20 centimeter.
Semula warga yang tidak berani melintas depan rumah, kini mulai terlihat aktivitas seperti mencuci motor, mencuci perabotan rumah tangga, hingga menjemur pakaian yang terendam banjir. Tidak sedikit juga warga yang asyik mengobrol di depan rumah sambil mengamati genangan air.
"Alhamdulillah nih udah surut, sekarang tinggal beres-beresnya. Mudah-mudahan sih jangan banjir lagi, jangan hujan lagi deh. Kemarin di dalam rumah saya sampai 1 meter, sekarang udah setengah meter," ujar Ambar warga RT 03 RW 20 Setia Mekar.
Sementara itu Sri Hanifah (50) mengaku barangnya banyak yang terendam banjir seperti televisi, kulkas, hingga mesin cuci. Rumahnya memang belum seutuhnya kering namun, ia sudah mulai 'mencicil' proses bersih-bersih rumah.
"Saya sih lagi mulai bersih-bersih parabot rumah. Tapi kayanya malam ini nggak mungkin bisa tidur di rumah deh. Kayak kemarin aja menginap di rumah menantu," ungkap Hanifah.
Meski sudah mulai surut, beberapa warga memang masih mengharapkan bantuan dari pemerintah seperti bahan makanan, hingga air bersih mengingat sudah 2 hari lamanya terjadi pemadaman listrik. Apalagi ditambah jaringan konektivitas internet yang saat ini sedang buruk.
Meski sudah bisa dilalui warga, namun untuk kendaraan seperti mobil, masih belum bisa mengakses lokasi. Adapun beberapa motor sudah bisa melintas, tapi tidak sedikit pula yang mengalami mogok karena mesin yang 'kemasukan' air.
Baca Juga: Banjir Awal Tahun, Enam Warga Bekasi Dilaporkan Tewas
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius