Suara.com - Belasan motor dari berbagai tipe mulai dari automatic, bebek, hingga sport berjejer rapi di pinggir jalan di pemukiman warga Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Bukan untuk kontes, melainkan motor-motor yang tampilannya bercampur dengan lumpur itu mengantre masuk ke bengkel.
Adalah Cipoy dan Imam yang merupakan mekanik di sebuah bengkel rumahan tengah memperbaiki satu per satu motor milik warga korban banjir. Bengkel mereka sendiri juga bahkan terletak di lokasi banjir yang sama.
Diketahui banyak motor milik warga yang mogok tidak bisa menyaka usai ikut terendam banjir pada Rabu (1/1/2020). Cipoy berujar bengkelnga sudah menerima perbaikan mulai dari Kamis kemarin.
"Kemarin sudah 7 motor dibenerin. Sekarang masih ada belasan lah yang masih antre itu nungguin. Ada matic, ada CBR, macem-macem motornya," kata Cipoy saat ditemui, Jumat (4/1/2020).
Cipoy menuturkan beda motor beda penanganan perbaikannya. Terlebih untuk motor yang berteknologi injeksi dengan motor dengan sistem karburator. Waktu perbaikan dan biaya yang dikeluarkan pun juga berbeda.
Biaya perbaikan untuk motor karburator sebesar Rp 80 ribu dengan lama pengerjaan bisa lebih dari satu jam. Sedangkan untuk motor injeksi biara perbaikan dipatok Rp 70 ribu dengan lama waktu pengerjaan kurang dari satu jam.
Biaya tersebut kata Cipoy baru sebatas servis dan belum termasuk ganti oli.
Sementara itu Imam berujar motor karburator memakan lebih lama waktu pengerjaan lantaran harus terlebih dahulu menyetel kembali karburator usai dilepas. Sedangkan pada motor injeksi cukup hanya dengan menguras bensi, oli dan mencopot knalpot.
"Semuanya dikuras dulu karena sudah bercampur sana air banjir. Bensi dan oli semuanya nanti diganti," ujar Imam.
Baca Juga: Jakarta Masih Berpeluang Hujan Sehabis Banjir, Anies: Kami Pantau Saja
Imam juga menyarankan agar para pemilik yang motornya ikut terendam banjir agar tidak langsung menyalakan motor melainkan harus dibawa ke bengkel untuk diperbaiki.
"Iya jangan dinyalain dulu, harus tunggu kering semua," ujarnya.
Berita Terkait
-
SPBU Shell Terbakar saat Banjir, Polisi: Belum Ditemukan Unsur Kelalaian
-
Korban Banjir Rawajati Bersihkan Lumpur 2 Hari: Nggak Kelar-kelar!
-
Kunjungi Korban Banjir, Eko Patrio Malah Dimintai Duit
-
Korban Banjir Mulai Berbondong-bondong Klaim Asuransi
-
Sebut Alhamdulillah Banjir Surut, Bertrand Antolin Diprotes Warganet
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas