Suara.com - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru mengusut temuan sesosok bayi laki-laki yang diperkirakan baru berusia tujuh hari ditelantarkan atau dibuang di dalam kardus di depan rumah warga Jalan Garuda Sakti, Pekanbaru, Riau, Sabtu (4/1/2020) pagi.
"Bayi diletakkan dalam kotak karton dan ditinggalkan di depan rumah warga," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang Mukmin Wijaya, di Pekanbaru, Sabtu.
Nandang mengatakan bayi itu ditemukan dalam kondisi menyedihkan pada Sabtu subuh sekitar pukul 05.00 WIB, tepat di depan rumah pasangan suami istri Iwan (60) dan Yusmaniar (50), di Gang Kampar, Garuda Sakti.
Yusmaniar kepada polisi mengaku terkejut mendengar tangisan bayi yang terdengar jelas dari dalam rumahnya. Dia bersama suaminya Iwan pun memberanikan diri mencari dari mana sumber suara itu berasal.
Betapa terkejutnya dia ketika membuka pintu depan rumahnya melihat sosok bayi berselimut kain dengan kondisi sedikit basah terkena embun pagi sambil menangis kencang.
Nandang mengatakan dari dalam kardus itu juga ditemukan secarik kertas diduga ditulis oleh orang tua bayi tersebut.
"Kertas itu intinya agar si bayi dijaga dengan baik," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.
Saat ini bayi mungil berkulit putih itu tengah dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau. Sementara polisi menyatakan akan menyelidiki orang tua si bayi malang tersebut untuk proses hukum.
Orang tua bayi tersebut diduga berdomisili tidak jauh dari lokasi bayi mungil itu ditemukan, dan diduga mengenal pemilik rumah yang dituju untuk meletakkan bayi tersebut.
Baca Juga: Bayi Dibunuh karena Ngompol, Adriana jadi Tersangka, Suami Kena Wajib Lapor
Berita Terkait
-
Tol Pekanbaru-Dumai Sebagian Digratiskan saat Natal dan Tahun Baru
-
Tega! Bayi Perempuan Usia 4 Hari Dibuang di Teras Masjid
-
Ada Deretan Jejak Harimau di Batas Kota, Warga Pekanbaru Geger
-
Jasad Bayi Tak Bernyawa Ditemukan di Sela-sela Tanaman Bunga Milik Warga
-
Lahan Korban Penggusuran Dihargai Rp 18 Ribu, Mantan Ketua DPR Merespons
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK
-
Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha
-
Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung
-
Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara
-
KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen
-
Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur
-
Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA
-
Safari Politik DPR untuk Revisi UU Pemilu Bergulir, Putusan MK dan Ambang Batas Disorot
-
Siap-siap! KPK akan Lelang Barang Mewah Eks Wamenaker Noel, Ada Ducati Hingga Mobil BAIC
-
DPR Usul Motor Listrik Korupsi BGN Dihibahkan ke Guru Honorer: Biar Jadi Gesture Positif