Suara.com - Masyarakat perbatasan Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru, Provinsi Riau dihebohkan dengan munculnya satwa berbahaya, harimau sumatera.
Sebuah video amatir pendek menunjukkan begitu banyak jejak harimau bertebaran di sekitar Jalan Garuda Sakti, tepatnya di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar.
Dilansir dari Riauonline.co.id (jaringan Suara.com), video berdurasi 2 menit itu memperlihatkan sejumlah anggota TNI dari Satuan Komando Rayon Militer 16 Kampar menyaksikan langsung jejak-jejak harimau berukuran besar. Diperkirakan, jejak harimau itu berasal dari si raja rimba berusia dewasa.
Anggota TNI yang tidak diketahui namanya itupun menyebutkan bahwa harimau bergerak dari kawasan tanah lapang di Desa Karya Indah dan menuju Jalan Riau, Kota Pekanbaru.
Kepala Bidang Wilayah II Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Heru Sutmantoro mengaku telah melihat video itu. Dia pun mengkonfirmasi kebenaran adanya temuan jejak harimau tersebut.
Menurut Heru, jejak harimau itu diperkirakan terjadi pada Selasa (10/12) pagi lusa lalu.
"Di lokasi ini dijumpai jejak diduga HS (harimau sumatera) dari jejak yang dijumpai diperkirakan jejak hari Selasa pagi tanggal 10-12-2019, kondisi jejak mulai hilang terkena siraman hujan," katanya.
Langkah pertama yang diambil oleh petugas, kata dia, adalah memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan memasang imbauan di tiga titik.
Di antaranya Jalan Kijang Putih KM.7 di sekitar Perum Panorama Pasir Mas, Jalan Kartini KM.6 di sekitar Perumahan BSD dan Jalan Rajawali KM.9 di sekitar Perum Indah Lestari.
Sementara itu, dari video yang amatir itu juga turut memperlihatkan kesaksian seorang warga yang melihat langsung keberadaan harimau tersebut. Pria paruh baya yang belakangan diketahui bernama Muslim itu mengaku anaknya yang masih pelajar SD melihat langsung harimau saat dia sedang dibonceng Muslim menuju sekolah.
"Tadi pagi saya mengantar anak sekolah. Waktu saya bonceng, dia bilang lihat harimau melintas. Saya awalnya tidak percaya dan sempat marah juga ke dia. Namun saya penasaran, usai mengantar anak sekolah, saya balik lagi dan melihat banyak jejak kaki harimau. Saya ketakutan pak," kata pria tersebut kepada anggota TNI yang merekam temuan jejak harimau itu.
Kemunculan harimau sumatera di perbatasan Kampar dan Pekanbaru sebenarnya mulai terdeteksi sejak awal pekan ini. Beberapa informasi menyebutkan bahwa harimau yang berkeliaran tidak hanya satu melainkan ada tiga ekor.
Kepala BBKSDA Riau Suharyono sendiri sebelumnya pernah menegaskan bahwa harimau telah kembali ke habitatnya di kawasan taman hutan rakyat (Tahura) Minas. Namun, kenyataannya harimau masih tetap berkeliaran di lokasi awal.
Sementara sejumlah warga yang tinggal di perbatasan Kota Pekanbaru sejatinya terus dihantui ketakutan.
Maulana, salah seorang warga yang tinggal tidak jauh dari temuan jejak harimau meminta pemerintah segera mengambil tindakan nyata agar harimau tidak muncul di wilayah itu.
Berita Terkait
-
Lima Pemburu Harimau Sumatera Ditangkap di Riau
-
Usai Dicerai, Eks Istri Ustaz Abdul Somad: Menabur Arang, Tuan Giring Opini
-
Petani Kopi di Pagaralam Tewas Diterkam Harimau
-
Usir Monyet dari Kebunnya, Petani Ini Bikin Anjingnya Cosplay Jadi Harimau
-
Ngobrol Saat Kapolri Beri Pengarahan, Kapolres Kampar Langsung Dicopot
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK
-
Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha