Suara.com - Mantan Ketua DPR menunjukkan kepeduliannya terkait video viral korban penggusuran proyek Tol Pekanbaru -Dumai yang meminta keadilan kepada Presiden Jokowi.
Marzuki Alie melalui Twitter pribadinya @marzukialie_MA, membagikan ulang video jeritan warga tersebut dengan harapan bisa didengar oleh presiden dan segera dituntaskan.
Ia bahkan memention langsung akun resmi Presiden Jokowi dan Kementerian Dalam Negeri.
"Presiden @jokowi @kemendagri. Saya sengaja share, agar didengar langsung. Semoga ada penyelesaian yang baik, mereka tau yang di bawah itu tidak sesuai perinta presiden," tulis Marzuki Alie, Sabtu (29/11/2019).
Untuk menunjukkan dukungannya, Marzuki Alie bahkan membagikan video tersebut dua kali. Namun, rupanya belum mendapat respons dari akun yang semula dimention.
Diketahui dalam video viral itu, seorang wanita berteriak menolak eksekusi lahan bersama warga lainnya.
Wanita itu mengaku menjadi korban janji palsu oknum tak bertanggung jawab, yang membeli lahan seluas 5 hektar miliknya dengan harga Rp 18.000.
Untuk itu, ia memohon kepada Presiden Jokowi supaya lekas diberi solusi. Sebab, segala upaya telah dilakukan namun tidak membuahkan hasil.
"Saya tidak tahu lagi, harapan saya Pak Jokowi. Tolong saya pak Jokowi. Tolong, tolong kami diperhatikan, masyarakat Kadis ini Pak Jokowi," kata ibu itu sambil kedua tangannya menggenggam seakan memohon.
Baca Juga: Hakim PN Medan Tewas Terikat dalam Mobil di Jurang, Diduga Dibunuh
"Harga tanah di sini, lebih mahal tempe, lebih mahal bakso, sertifikat tanah saya dinilai Rp18 ribu. Mengurus sertifikat tidak harga murah dulu saya lakukan," ujarnya dengan nada tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Seskab: Surat Duka Cita Gugurnya Ali Khamenei Ditulis Prabowo untuk Presiden Iran
-
Tak Sekadar Silaturahmi: AHY Sebut Pertemuan Prabowo Bareng Mantan Presiden Punya Misi Khusus
-
AS Klaim Tawarkan Damai untuk Iran, Dibantah Menlu Oman
-
Nestle Indonesia Tegaskan Dampak Nyata Program Pendampingan Gizi, Dukung Upaya Pencegahan Stunting
-
Hadapi Ketidakpastian Dunia Akibat Perang, Anies Baswedan Beri Dua Nasihat ke Pemerintah
-
NATO Retak: Trump Ngambek Spanyol Ogah Bantu Perang Lawan Iran
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia