Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pihaknya akan membagikan cairan disinfektan kepada warga yang terdampak banjir. Anies mengatakan pembagian cairan disinfektan sebagai upaya rehabilitasi pasca terjadinya banjir.
Menurut Anies bagi warga yang membutuhkan cairan disinfektan dapat mengambil di Pusat Kesehatan Masyarakat atau Puskesmas terdekat.
"Kita akan siapkan karbol melalui jaringan puskesmas, (cairan) disinfektan sehingga warga bisa mengambil secara cuma-cuma yang bisa dipakai untuk membersihkan seluruh rumahnya dan lingkungannya," kata Anies usai kerja bakti di Kampung Makassar, Jakarta Timur, Minggu (5/1/2020).
Berkenaan dengan itu, Anies pun mengatakan pihaknya telah mengimbau kepada rukun warga atau RW yang terdampak banjir untuk melakukan kegiatan kerja bakti membersihkan material sisa banjir. Setidaknya, kata dia, ada sekitar 338 RW di Jakarta yang terdampak banjir di awal Tahun 2020 ini.
"Kita berharap kecepatan recovery bisa tercapai. Kemudian, dari sisi genangan, secara umum hampir semua wilayah yang tergenang saat ini sudah terbebas, sudah surut. Jadi, sekarang fasenya rehabilitasi," katanya.
Untuk diketahui hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya di awal Tahun 2020 mengakibatkan banjir dan tanah longsor. Berdasar data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Sabtu (4/1) pukul 18.00 WIB setidaknya ada 60 korban jiwa yang meninggal dunia akibat banjir dan longsor yang terjadi di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru
-
Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat
-
Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
-
MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya