Suara.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengusulkan kepada Presiden Jokowi tentang manajemen kebencanaan di tingkat daerah agar diperkuat. Termasuk kata dia kapasitas kelembagaanya hingga sarana dan prasarananya.
Pernyataan tersebut disampaikannya, usai mengikuti rapat intern bersama Presiden Jokowi terkait Pencegahan dan Penanganan Dampak Banjir di Kantor Presiden, Jakarta pada Rabu (8/1/2020).
"Dari BNPB tadi memberikan masukan kepada Bapak Presiden tentang manajemen kebencanaan di tingkat provinsi, kabupaten, kota, terutama kepada BPBD untuk bisa diperkuat kapasitas kelembagaannya termasuk SDM, dukungan logistik dan sarana prasarana lainnya," katanya.
Penguatan manajemen kebencanaan di tingkat daerah, dikemukakannya, bertujuan untuk meminimalisasi kerugian korban jiwa akibat bencana. Adapun, kata Doni, hingga kini jumlah korban jiwa akibat banjir dan longsor di Jakarta, Jawa Barat dan Banten berjumlah 61 orang.
"Sehingga kegiatan yang berhubungan dengan kebencanaan yang sifatnya rutin tiap tahun, terutama DKI, Jawa Barat, Banten, ancaman banjir dan banjir bandang ini bisa lebih ditingkatkan kesiapsiagaannya sehingga kita bisa meminimalkan kerugian harta benda dan korban jiwa. Saat ini korban jiwa tercatat 61 orang," ucap dia.
Tak hanya itu, dalam Rapat Intern, Doni juga melaporkan kepada Jokowi terkait dukungan pemerintah pusat sesuai instruksi presiden terkait bantuan dukungan dana kepada warga terdampak bencana banjir dan longsor.
Adapun dana bantuan yang diberikan pemerintah pusat yakni untuk rumah rusak berat, dana bantuan diberikan sebesar Rp 50 juta, rusak sedang Rp 25 juta, dan rusak ringan Rp10 juta tanpa pembangunan hunian sementara.
"Sesuai perintah presiden untuk dukungan rumah rusak berat sebesar Rp 50 juta, rusak sedang Rp 25 juta, dan rusak ringan Rp 10 juta tanpa pembangunan huntara. artinya apa? artinya masyarakat nanti akan dapat dana kehunian sebesar Rp 500 ribu/bulan sampai nanti rumahnya bisa dihuni kembali," katanya.
Baca Juga: BNPB: Jumlah Pengungsi Menurun, Tapi Masih Ada Genangan Air di Jakbar
Berita Terkait
-
Presiden Jokowi Minta Kemenhut Reboisasi Hutan Gundul di Kawasan Bencana
-
Sebanyak 34 Gedung Sekolah di Kabupaten Bogor Terdampak Banjir dan Longsor
-
Helikopter Gagal Terbang di Sangihe, Kepala BNPB Bersyukur Tak Ada Korban
-
Kepala BNPB: Bukan Lagi Waktunya Saling Cari-cari Kesalahan soal Banjir
-
Terkena Banjir Paling Parah, BNPB Gelontorkan Dana Rp 1 M ke Warga Bekasi
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
PDIP Soroti Rencana Impor 105.000 Mobil Pickup dari India: Jangan Rugikan Pabrikan Dalam Negeri
-
Sopir Toyota Calya Ugal-Ugalan di Jakarta Diamankan, Polisi Tunggu Hasil Tes Urine
-
Warga Jakarta dengan Luas Rumah di Bawah 70 Meter Bisa Dapat Toren Gratis dari PAM JAYA
-
Betawi di Era Digital: Pemuda Diminta Jadi Garda Depan Pelestarian Budaya
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India