Suara.com - Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan Caleg PDI Perjuangan Harun Masiku tidak berada di Gowa, Sulawesi Selatan. Hal itu dipastikan setelah tim KPK bersama Polri melakukan pengecekan ke kediaman Harun untuk menindaklanjuti informasi yang beredar kalau buroan KPK itu sudah ada di tanah air.
Harun merupakan buronan KPK dalam perkara pemberi suap kepada Eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan dalam perkara PAW Anggota DPR RI Tahun 2019-2024.
"Sudah mencari, bergerak ke tempat yang informasi teman media di Gowa itu. Namun ternyata tidak ada," kata Ali di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/1/2020).
Meski demikian, Ali mengatakan KPK bakal menampung semua informasi terkait keberadaan Harun. KPK juga sudah bekerja sama dengan Polri.
"Pasti kami pelajari, sebagai informasi kemudian kami bergerak bersama-sama dengan polri. Jaringannya tentu polri juga sangat luas," ujar Ali.
Lebih lanjut, Ali pun tetap optimis kalau Harun akan segera ditangkap dan diabwa ke gedung KPK.
"Kami yakin bahwa nanti akan ada hasilnya dan akan segera ditangkap tersangka Harun," tutup Ali
Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham sempat menyebut jika Harun berada di Singapura sejak 6 Januari 2020. Namun, adanya informasi yang berkembang bahwa Harun pada 7 Januari 2020 telah kembali ke Indonesia, sebelum KPK menangkap Wahyu dan 8 orang lainnya.
Baca Juga: Diperintah Hakim Kembalikan Uang Eks Menag Lukman yang Disita, Ini Kata KPK
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Wamen Haji Dorong Industri Umrah Naik Kelas, Bisnis Tak Lagi Sekadar Kejar Profit
-
BM Seaside View Resto & Cafe: Hidden Gem Seafood Tepi Pantai di Anyer
-
Harry Kane Kritik Taktik Bertahan Inggris Penyebabkan Kekalahan Menyakitkan dari Argentina
-
Update Harga dan Buyback Emas Antam, UBS, Galeri 24 di Pegadaian
-
Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS
-
BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat
-
Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit
-
OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar
-
Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran
-
Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final