Suara.com - Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ), DKI Jakarta Blessmiyanda buka suara soal perizinan kontraktor revitalisasi Monumen Nasional (Monas). Pasalnya, administrasi PT Bahana Prima Nusantara dianggap janggal karena kantornya hanya menyewa alamat atau virtual office.
Menurut Blessmiyanda, masalah perizinan kantor sebenarnya sudah diurus oleh Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Namun, pihaknya sebelum menjalankan lelang proyek memastikan perizinan yang dimiliki PT Bahana.
Beberapa poin yang diperiksa di antaranya seperti izin dari OJK, SIUP, NPWP, dan termasuk alamat kantor. Hasilnya, kata Blessmiyanda, PT Bahana Prima Nusantara sudah memenuhi syarat administrasi lelang.
"Kami sudah klarifikasi, perijinannya dan sebagainya. It's okay tidak masalah," ujar Blessmiyanda saat dihubungi, Jumat (24/1/2020).
Selain itu, kata Blessmiyanda, pihaknya juga memeriksa kemampuan perusahaan. Di antaranya seperti liquiditas keuangan hingga memiliki pengalaman pekerjaan yang sesuai dengan proyek revitalisasi Monas.
"Sudah kami survei sampai pengalaman dia bangun masjid di Padang, itu kita datengin sampai ke Padangnya. Kita klarifikasi, perijinannya dan sebagainya," jelasnya.
Selain itu, ia menyebut syarat untuk perusahaan mengikuti tender tidak harus memiliki kantor. Menurutnya sesuai aturan yang ada, perusahaan peserta lelang bisa hanya menyewa kantor.
"Persyaratannya adalah memiliki tempat yang lokasi usaha, yang milik sendiri atau sewa. Jadi boleh. Dia kan sewa, jadi boleh," katanya.
Baca Juga: Pintu Masuk Monas Dekat Istana Banjir, Warganet Salahkan Anies Tebang Pohon
Berita Terkait
-
Pohon di Area Monas yang Digunduli Ternyata Bakal Dibangun Kolam
-
Kontraktor Klaim Revitalisasi Monas Rampung Februari 2020
-
Kontraktor Revitalisasi Monas Akan Bangun Kolam Seluas Lapangan Bola
-
Kontraktor Revitalisasi Monas Bantah PSI: Kami Perusahaan Spesialis!
-
Kontraktor Revitalisasi Monas Akan Somasi Anggota DPRD dari Fraksi PSI
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
PSI: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden, Bukan Jadi Kementerian
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo