Suara.com - Pemprov DKI Jakarta mengubah area lahan parkir kawasan Thamrin menjadi area Food & Creative Park Thamrin 10 yang menyediakan berbagai macam kuliner. Untuk menuju lokasi wisata kuliner baru itu, pengunjung bisa menaiki bus wisata Transjakarta.
Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta Nadia Diposanjoyo mengatakan, per Sabtu 25 Januari 2020, pihaknya telah membangun satu tempat pemberhentian bus, persis di depan Thamrin 10.
"Layanan rute bus wisata Jakarta Explorer BW2, BW3 dan BW4 mulai 25 Januari 2020 berhenti di bustop Thamrin 10 di Jalan MH Thamrin," kata Nadia melalui keterangan persnya, Sabtu (25/1/2020).
Berikut rute-rute bus wisata yang transit di Thamrin 10:
- Bus BW2 Jakarta Modern. Jam layanan: Senin-Jumat (Pukul 10.00 WIB - 17.00 WIB)
Minggu (Pukul 12:00 WIB-19:00 WIB) - Bus BW3 Art & Culinary. Jam layanan hanya hari Sabtu (Pukul 17:00 - 22:00 WIB)
- Bus BW4 Pencakar Langit Jakarta (Jakarta Skyscrapers). Jam layanan: Senin-Jumat (Pukul 10.00 WIB - 17.00 WIB), Minggu (Pukul 12:00 WIB-19:00 WIB)
Untuk diketahui, Food & Creative Park Thamrin 10 merupakan lahan milik Pemprov DKI Jakarta yang sempat dijadikan Park and Ride pada era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengubah kawasan itu menjadi pusat kuliner dengan tujuan menjadikan kawasan itu sebagai ruang ketiga masyarakat. Dengan adanya ruang publik baru, warga DKI disebutnya bisa berinteraksi satu sama lain.
Thamrin 10 kini menjadi salah satu wisata kuliner baru di Jakarta, di dalamnya teradapat 54 tenant kuliner mulai dari makanan berat, makanan ringan hingga minuman kekinian.
Berita Terkait
-
Integrasi KAI dan MRT: Strategi Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat
-
Selamatkan Diri Pakai Galon, Korban Banjir Cengkareng Ngungsi di Halte Bus
-
Daftar Koridor TransJakarta yang Terganggu karena Banjir Jakarta
-
TransJakarta Beroperasi saat Konser Malam Tahun Baru, Warga: Ganggu Banget
-
Ini Daftar Pengalihan Rute Bus Transjakarta Saat Malam Tahun Baru
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!