Suara.com - Sebuah akun Facebook bernama Akhy Romi atau @romi.a.citra.7 mengunggah sebuah foto yang menampilkan Presiden Jokowi sedang memegang tikus bakar.
Dalam unggahannya, akun tersebut mengklaim Jokowi mengajak warga untuk memakan tikus bakar.
Dalam foto tersebut, tampak tikus berukuran besar ditusukkan ke bambu kecil kemudian dibakar. Akun tersebut menambahkan narasi yang berbunyi "Ayo makan tikus bakar gaes".
Lantas, benarkah Jokowi mengajak warga makan tikus bakar?
Penjelasan
Dari hasil penelusuran turnbackhoax.id --jaringan Suara.com, unggahan tersebut tidak benar dan dikategorikan sebagai misinformasi. Foto tersebut memang benar adanya, namun narasi foto yang diunggah tidak benar.
Foto tersebut diambil saat kampanye Pilpres 2014, tepatnya pada Sabtu (10/5/2014) di Pasar Beriman, Tomohon, Sulawesi Utara.
Saat itu, Jokowi ditawari untuk membeli makanan tikus kebun bakar yang dijual oleh pedagang seharga Rp 20 ribu, namun Jokowi menolaknya.
Sejumlah media juga memberitakan terkait Jokowi yang menolak membeli makanan tikus kebun bakar.
Baca Juga: Kobe Bryant Tewas Kecelakaan Helikopter, Air Mata LeBron James Tumpah
Saat itu, Jokowi hanya memegang tikus kebun bakar sembari menanyakan makanan makanan yang dijual oleh pedagang itu.
Salah satunya media Kompas.com yang membuat artikel berjudul 'Jokowi Angkat Tangan Disodori Tikus Bakar'.
Selain itu ada pula media Merdeka.com yang membuat artikel berjudul 'Singgah ke Pasar Tomohon, Jokowi Geli Diminta Cicipi Tikus Bakar'.
Kesimpulan
Foto yang diunggah oleh akun Facebook Akhy Romi atau @romi.a.citra.7 memang benar adanya. Jokowi sedang memegang tikus bakar.
Namun, narasi dalam unggahan akun tersebut tidak benar, seolah-olah Jokowi mengajak warga memakan tikus bakar. Sehingga unggahan tersebut masuk dalam kategori False Content.
Tag
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah karena Persoalan Tanjung Priok Yasonna Laoly Mundur?
-
Garda Satwa Indonesia Sebut Pasar Ekstrem Tomohon Manado Mirip Pasar Wuhan
-
CEK FAKTA: Warga Negara Israel Ikut Gugat Anies Baswedan Akibat Banjir?
-
CEK FAKTA: Benarkah Arief Budiman Mengaku Disuap Megawati Rp 2 Triliun?
-
CEK FAKTA: Benarkah Arief Budiman Siap Dikutuk Jadi Batu Jika KPU Curang?
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Wamensos Agus Jabo Ajak PWI Gaungkan Program Sekolah Rakyat
-
Penyebab Longsor Cisarua Dominasi Faktor Alam, Ahli Ungkap Ancaman Geologis Gunung Burangrang
-
Akal Bulus Maling di Jakbar: Nginap di Hotel Melati, Gasak Rumah Mewah Rp150 Juta Lewat Balkon
-
Akar Masalah Seleksi Hakim MK: Konfigurasi Kekuasaan dan Upaya Melahirkan 'Hakim Boneka'
-
Mabes Polri Endus Praktik Saham Gorengan di Balik IHSG Anjlok, Siap Buru Mafia Pasar Modal
-
IDAI Ingatkan Lonjakan Penyakit Anak di Musim Hujan: Waspada Super Flu hingga Bahaya Zat Kimia
-
Duduki Kursi Ketum PBNU Lagi, Gus Yahya: Semua Kembali Guyub
-
Kasus Resmi Dihentikan, Hogi Minaya Legowo Tak Tuntut Balik
-
Percepat Program Prioritas Pemerintah, Kemendagri Akan Gelar Rakornas Pusat & Daerah 2026
-
Akhirnya Senyum Lebar! Hogi Minaya Blak-blakan Soal Masa Kelam Jadi Tersangka