Suara.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan proyek revitalisasi Monas belum mengantongi persetujuan dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg). Aturan tersebut mestinya ditaati Anies Baswedan.
Sementara itu, karena menuai banyak polemik proyek revitalisasi Monas dihentikan sementara waktu. Sejumlah pekerja mulai pulang.
Berikut 5 berita populer yang dihimpun Suara.com, Rabu (29/1/2020).
- Usai Gunduli Monas, Anies Terancam Dipolisikan Hingga Diseret ke KPK
Proyek revitalisasi Monumen Nasional (Monas) telah diminta dihentikan untuk sementara setelah menuai berbagai polemik. Jika tetap dilanjutkan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terancam dipolisikan.
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan, proyek ini belum mendapatkan persetujuan dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).
- Perkosa Santriwati Sejak Kelas 3 SD, Pimpinan Ponpes: Saya Suka Anaknya
Polres Kediri menangkap Mohammad Nukan, pimpinan salah satu pondok pesantren di wilayah Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Lelaki berusia 38 tahun tersebut terbukti mencabuli NA (12), siswi kelas 6 SD yang merupakan santriwati di ponpes tersebut.
Baca Juga: Dua Pemain PSM Makassar Diganjar Kartu Merah, Hodak Kritik Wasit
- Proyek Revitalisasi Monas Dihentikan, Pekerja Mulai Pulang
Revitalisasi Monumen Nasional (Monas) telah resmi dihentikan untuk sementara waktu setelah menuai banyak polemik. Para pekerja proyek ini lantas mulai pulang dan menghentikan aktivitas pekerjaannya.
Pantauan Suara.com, Rabu (29/1/2020), sejumlah pekerja proyek masih berada di lokasi sisi selatan Monas. Mereka terlihat berkeliling dan beberapa sedang beristirahat.
- Bela Anies soal Revitaliasi Monas, Rektor UIC Diserbu Warganet
Rektor Universitas Ibnu Chaldun Musni Umar buka suara terkait kemungkinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipolisikan karena proyek revitaliasi Monas yang kekinian menuai polemik. Menurutnya, tindakan tersebut tak perlu dilakukan.
Musni menilai, revitalisasi Monas diperlukan warga DKI Jakarta untuk ke depannya lantaran proyek tersebut serupa dengan pembangunan jalan untuk keindahan dan kenyamanan warga.
- Rocky Gerung Beri Nilai 9 untuk Kebohongan Jokowi, PSI: Cukup Menghibur
Pengamat politik Rocky Gerung memberikan nilai sembilan untuk 100 hari kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Namun, penilaian angka sembilan yang diberikan Rocky itu untuk kebohongan Jokowi.
Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi menilai setiap orang bebas memberikan opininya. Namun, Dedek menganggap kalau publik sudah mengetahui akan sosok Rocky yang tidak bisa objektif ketika melihat kinerja pemerintah. Apalagi Dedek ingat saat Rocky mengakui kalau dirinya ialah tukang kibul.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron
-
Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG
-
17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik
-
Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!
-
Dugaan Penggelapan Rekrutmen BLUD RSUD Karanganyar, Polisi Telusuri Aliran Dana
-
Apakah Smartwatch Bisa untuk WA? Ini 5 Merk yang Mendukung WhatsApp
-
Viral Sam Meychou Jadi Tahanan Tercantik di Kamboja, Siapa Dia dan Kena Kasus Apa?
-
Nikmati Cashback Rp45 Ribu di Marugame Udon Pakai QRIS BRImo
-
Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor
-
Tragedi Tolikara, DPR Desak Pemerintah Jamin Nyawa Warga Sipil di Papua