Suara.com - Subdit Resmob Polda Metro Jaya menangkap dua pelaku pencurian tas milik anggota Korps Marinir TNI AL. Peristiwa pencurian tersebut terjadi di Stasiun Citayam, Depok, Jawa Barat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Yusri Yunus mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada 5 Januari 2020 lalu. Kedua pelaku yang berinisial P dan RR melancarkan aksinya dengan berpura-pura menjadi penumpang kereta di Stasiun Citayam.
Salah satu pelaku yakni RR ketika itu menyasar sebuah tas yang berada di bagasi atas kereta milik AW yang ternyata merupakan anggota aktif Korps Marinir TNI AL.
"Ketika diambil tas diserahkan ke saudara P, isinya adalah kunci motor dan struk parkir. Yang dia curi ternyata ini adalah anggota Marinir," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (31/1/2020).
Para pelaku pun akhirnya baru mengetahui bahwa tas yang dicuri merupakan milik anggota aktif Korps Marinir ketika di dalamnya ditemui adanya atribut TNI AL.
Selain itu, pelaku juga menemukan satu karcis parkir dan kunci sepeda motor.
Lebih lanjut, Yusri mengungkapkan bahwa para pelaku pun akhirnya merencanakan untuk mencuri sepeda motor milik AW yang diparkir di Stasiun Citayam.
Hanya saja, aksi pencurian itu berhasil digagalkan oleh sang pemilik kendaraan yakni AW yang ternyata telah lebih dahulu berkoordinasi dengan petugas keamanan dan polisi.
"Baru upaya mencuri, pelaku tertangkap pemilik kendaraan, sekuriti dan tim kami yang ada di sana," katanya.
Baca Juga: Gegara Suami Nganggur, Ibu Muda Jadi Maling Modus Beli Susu di Warung
Kekinian, atas perbuatannya itu, kedua pelaku pun dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan terancam hukuman paling lama 7 tahun penjara. Keduanya pun telah ditahan di Polda Metro Jaya.
Berita Terkait
-
Perjalanan KRL Terlambat karena Rombongan Wapres, Jubir Ma'ruf Minta Maaf
-
Gagalkan Penyelundupan Sabu Seharga Rp 864 M, Polisi Tembak Mati 3 Kurir
-
Bernasib Sama dengan Sunda Empire, Petinggi King of The King Jadi Tersangka
-
Kasusnya Mirip Sunda Empire, Polisi Duga King of The King Sebar Hoaks
-
Polisi Periksa Tiga Orang Saksi, Dua Diantaranya Pengikut King of The King
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek
-
Banjir Jakarta Mulai Surut, BPBD Sebut Sisa Genangan di 3 RT
-
Petinggi PBNU Bantah Terima Aliran Dana Korupsi Haji Usai Diperiksa KPK