Suara.com - Pesawat Batik Air yang membawa Warga Negara Indonesia (WNI) dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China telah tiba di Bandara Hang Nadim, Batam, Minggu (2/2/2020). Rombongan WNI tersebut tiba di Bandara sekitar pukul 08.30 WIB.
Dilansir dari Batamnews.co.id (jaringan Suara.com), pesawat tiba di parkir cargo Bandara Hang Nadim, Batam. Posisi pesawat Batik Air tersebut bersebelahan dengan tiga pesawat yang akan mengevakuasi rombongan WNI ke Wuhan.
Para WNI ini dievakuasi Kota Wuhan sebagai daerah pertama munculnya virus corona hingga menyebar di 20 negara. Di mana kota tersebut telah diisolasi dari dunia luar.
Ketiga pesawat tersebut yaitu dua pesawat dari Boing 737400 dan satu pesawat dari C130 Hercules. Mereka datang secara bergantian di Bandara Hang Nadim Batam.
Tampak para petugas yang membantu evakuasi rombongan WNI tersebut tampak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).
Dari pantauan di lokasi, sejumlah petugas yang menggunakan APD yang berwarna kuning dan putih tampak siap siaga.
Sebelumnya diberitakan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Batam, Achmad Farchanny menyampaikan pemeriksaan kesehatan para WNI dari Wuhan dilakukan di dalam pesawat.
“Setelah selesai pemeriksaan, maka selanjutnya akan berpindah pesawat untuk berangkat ke Natuna,” ujar Achmad, Sabtu (1/2/2020).
Proses pemeriksaan kesehatan akan ditekankan pada pengukuran suhu tubuh, dan ia memperkirakan proses pemeriksaan ini membutuhkan waktu sekitar satu jam.
Baca Juga: Ini Penampakan Ruang Isolasi Ratusan WNI dari Wuhan
Berita Terkait
-
Bayi Positif Corona Minta Peluk Ayah, Bibir Pecah Bisa Jadi Tanda Diabetes
-
Cuci Tangan selama 20 Detik Bisa Melindungi Diri dari Virus Corona
-
Tak Cuma Virus Corona, Flu Burung Turut Mewabah di China
-
322 Pasien di China Dinyatakan Sembuh dari Virus Corona
-
Terus Bertambah, Korban Tewas Virus Corona di China Tembus 304 Orang
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan