"Jadi, Senin malam, ada pembagian ponsel dan kartu SIM baru. Itu supaya mereka tak memakai ponsel dan kartu SIM China, nanti boros kalau dipakai di Indonesia,” kata Terawan di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020).
Terawan mengatakan, kekinian para WNI yang menjalani karantina sudah bisa mengunggah kegiatannya di media sosial.
Selain itu, kata dia, pemerintah dalam hal ini tidak membatasi komunikasi bagi mereka yang kekinian menjalani proses karantina.
"Mereka sudah bisa unggah sendiri kegiatannya. Kalau yang punya kenalan, silakan hubungi sendiri. Tidak ada yang kami batasi untuk berkomunikasi. Artinya apa begitu terbukanya kami dalam mengelola semua ini. Tak ada yang disembunyikan," sambungnya.
Terawan menambahkan, bagi siapa saja yang memunyai kerabat di lokasi karantina untuk segera menghubungi pihak berwenang.
Itu agar kerabat bisa disambungkan komunikasinya dengan saudara-saudara mereka yang tengah dikarantina di Natuna.
Terawan berharap, ratusan WNI di Natuna tak terputus komunikasi dengan para kerabat. Hal lainnya, ratusan WNI bisa terus memperbarui informasi aktivitas mereka di Natuna kepada kerabat.
"Silakan nanti yang punya kontak dengan anak-anak itu atau teman sahabat, silakan dihubungi. Nanti kan mereka akan cerita wawancaranya bagaimana, makannya bagaimana, enak tidak? Kan ada hal-hal yang manusiawi. Kalau makannya tidak enak, mungkin bisa telepon, saya nanti saya kasih telur susu lagi.”
Baca Juga: WNI dari Wuhan Sempat Ditolak Warga, Bupati Natuna Bahas Karantina di DPR
Tag
Berita Terkait
-
WNI dari Wuhan Dikasih Ponsel dan Kartu SIM Baru oleh Kemenkes
-
WNI dari Wuhan Sempat Ditolak Warga, Bupati Natuna Bahas Karantina di DPR
-
Warga Natuna Tolak WNI dari Wuhan, Bupati: Biasa, Orang Kampung Was-was
-
WNI dari Wuhan yang Dikarantina di Natuna: Barak Rasa Hotel
-
Tak Liburkan SMA di Natuna, Disdik Kepri: Usai Sekolah Langsung Pulang!
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun