Suara.com - Sebanyak 237 WNI serta satu WNA dari Wuhan China kekinian berada di Natuna, Kepulauan Riau, Indonesia, untuk menjalani karantina menyusul epidemi virus corona atau coronavirus yang dinyatakan sebagai keadaan darurat global oleh World Health Organization (WHO).
Ratusan warga negara Indonesia dan satu WN asing itu rencananya dikarantina hingga pekan depan, untuk memastikan mereka bebas corona.
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, semua orang yang dievakuasi ke Natuna tersebut tak membawa ponsel maupun kartu SIM asal China.
"Jadi, Senin malam, ada pembagian ponsel dan kartu SIM baru. Itu supaya mereka tak memakai ponsel dan kartu SIM China, nanti boros kalau dipakai di Indonesia,” kata Terawan di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020).
Terawan mengatakan, kekinian para WNI yang menjalani karantina sudah bisa mengunggah kegiatannya di media sosial.
Selain itu, kata dia, pemerintah dalam hal ini tidak membatasi komunikasi bagi mereka yang kekinian menjalani proses karantina.
"Mereka sudah bisa unggah sendiri kegiatannya. Kalau yang punya kenalan, silakan hubungi sendiri. Tidak ada yang kami batasi untuk berkomunikasi. Artinya apa begitu terbukanya kami dalam mengelola semua ini. Tak ada yang disembunyikan," sambungnya.
Terawan menambahkan, bagi siapa saja yang memunyai kerabat di lokasi karantina untuk segera menghubungi pihak berwenang.
Itu agar kerabat bisa disambungkan komunikasinya dengan saudara-saudara mereka yang tengah dikarantina di Natuna.
Baca Juga: WNI dari Wuhan Sempat Ditolak Warga, Bupati Natuna Bahas Karantina di DPR
Terawan berharap, ratusan WNI di Natuna tak terputus komunikasi dengan para kerabat. Hal lainnya, ratusan WNI bisa terus memperbarui informasi aktivitas mereka di Natuna kepada kerabat.
"Silakan nanti yang punya kontak dengan anak-anak itu atau teman sahabat, silakan dihubungi. Nanti kan mereka akan cerita wawancaranya bagaimana, makannya bagaimana, enak tidak? Kan ada hal-hal yang manusiawi. Kalau makannya tidak enak, mungkin bisa telepon, saya nanti saya kasih telur susu lagi.”
Berita Terkait
-
WNI dari Wuhan yang Dikarantina di Natuna: Barak Rasa Hotel
-
Sebut 34 Warga Negatif Virus Corona, Menkes: Sebagian Sudah Dipulangkan
-
Tak Liburkan SMA di Natuna, Disdik Kepri: Usai Sekolah Langsung Pulang!
-
Dijemput dari China, WNA Beristri Indonesia Ikut Dikarantina di Natuna
-
Cara Semprot WNI dari Wuhan China Disorot Dunia, Ini Kata Menkes Terawan
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar
-
Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!