Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memamerkan foto-foto pemandangan gedung-gedung dan pedestrian di ibukota yang telah direnovasi.
Unggahan ini ditanggapi oleh Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedek Prayudi.
Dedek mengingatkan Anies wilayah lain kondisinya masih memperihatinkan. Seperti di bantaran Sungai Ciliwung.
Kritik ini disampaikan Dedek melalui akun Twitter pribadinya, @Uki23, yang diunggah pada Rabu (12/2/2020).
"Salut masih berani mengatakan 'plan for people and place'. Dapat salam dari Ciliwung, pak," tulis Dedek.
Ia melanjutkan, "Kata Ciliwung, waktu kampanye bapak pernah janji gak utamain pembangunan benda mati".
Dedek seakan melawan foto-foto gedung yang diunggah Anies dengan gambar Sungai Ciliwung. Terdapat empat foto sungai yang diunggah Dedek.
Dalam foto-foto tersebut, tampak rumah-rumah semi permanen masih berdiri di pinggir sungai. Sampah pun terlihat berserakan dan kondisi air sungai yang berwarna hitam.
Beberapa warganet setuju dengan kritik yang disampaikan oleh Dedek. Seperti komentar yang ditulis oleh @HSiahaan9 berikut ini.
Baca Juga: Jokowi Sebut Pemerintah Hanya Mau Pulangkan Anak WNI Eks ISIS yang Yatim
"Itu foto di daerah pedalaman atau Jakarta? Ngeri ya, yang kampung aja udah bagus. Ibukota malah kaya Kampung," tulisnya.
"Makjleb mas, simple tapi menohok, semoga beliau, Anies Baswedan, membaca dan terutama ingat serta merealisasikan apa yang diucap/tuliskan," komentar dari @bayuadji_riil.
Sebelumnya, Anies Baswedan melalui akun Twitter resminya, @aniesbaswedan, mengunggah ulang cuitan MRT Jakarta.
Cuitan tersebut memperlihatkan gedung-gedung di sepanjang jalur MRT yang telah dibuka pagarnya dan menjaga kebersihan area pedestrian.
"If you plan cities for cars and traffic, you get cars and traffic. If you plan for people and places, you get people and places," tulis Anies dalam cuitannya, Rabu (12/2/2020).
Sang Gubernur juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi warga dan pengelola gedung yang ikut membentuk wajah baru Jakarta.
Berita Terkait
-
Formula E 2020 Belum Dapat Izin di Monas, Ida Mahmudah Setuju Usulan PSI
-
Rute Formula E Tak Kunjung Rampung, Anies Minta Bantuan Jokowi
-
CEK FAKTA: Arab Saudi Beri Anies Baswedan Gelar Amirul Amanah?
-
Formula E Jakarta Tak Boleh Digelar di Monas, Panitia Cari Lokasi Baru
-
Kemensetneg Tagih Desain Proyek Monas, Pemprov Garap Semalam Suntuk
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional
-
Pemprov DKI Jakarta Pertahankan Angka UMP 2026 di Rp5,7 Juta Meski Buruh Menolak