Suara.com - Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Faldo Maldini membalas sentilan yang dilayangkan eks Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah lewat Twitter.
Menurut Faldo, Fahri mestinya fokus mengkritik pemerintah lantaran banyak persoalan yang butuh masukan darinya. Bukan malah menyarankan dirinya mundur dari dunia politik.
"Bang, banyak masalah negara ini yang lebih membutuhkan saran abang," tulis Faldo seperti dikutip Suara.com, Jumat (14/2/2020).
Faldo pun menegaskan, ia telah berkomiten di dunia politik. Dibuktikan dengan pencalonan dirinya sebagai Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat untuk Pilkada mendatang.
Maka dari, sebagai balasan atas sindiran yang diberikan, ia meminta doa dari Fahri Hamzah.
"Kalau saya insyaAllah sudah yakin berjuang di Pesisir Selatan. Mohon do’anya Bang!," imbuhnya dengan emoji tertawa.
Sebelumnya, Fahri Hamzah menyentil Faldo supaya tidak mengikuti jejak sang istri ke Amerika Serikat.
Sentilan, tersebut dilayangkan, seusai Faldo mengunggah cuitan mengenai istrinya yang mendapat beasiswa S3 ke AS.
Dalam cuitan itu Faldo menerangkan bahwa ia mendukung istrinya untuk merampungkan pendidikan di tingkat tertinggi.
Baca Juga: Terungkap! Transgender Jadi Pemasok Narkoba ke Lucinta Luna
Ia bahkan siap mempertaruhkan karier politik, bila sang istri berhenti meraih pendidikan karena mendukungnya berpolitik.
Terkait cuitan itu, Fahri menyarankan Faldo untuk menemani sang istri ke AS daripada fokus ke dunia politik.
"Assalamualaikum Bung Faldo, Saya usul dinda ikut isteri aja (ikut isteri tu ibadah juga lho)...jangan masuk politik dulu..pemilu masih 2024..ke Amerika saja," kata Fahri.
Bukan tanpa sebab, menurut Fahri, Faldo tetap bisa memanaskan situasi politik Indonesia meski di AS. Sehabis itu, Faldo bisa pulang ke Tanah Air untuk mencalonkan diri sebagai anggota legislatif.
"Nanti bikin ribut dari sana aja..kalau sudah kontroversial tahun 2023 nanti pulang nyaleg @DPR_RI ...ok ya..??," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps