Suara.com - Seorang wanita bernama Herlina sedang mencari kedua orang tua kandungnya yang berada di Indonesia. Herlina mengaku sudh diadopsi oleh orang Belanda.
Informasi tersebut dibagikan oleh akun Twitter resmi Dinas Sosial DKI Jakarta @DinsosDKI1.
Berdasarkan keterangan Herlina, ia lahir pada 9 Desember 1979 di Rumah Bersalin Pembina, Cideng, Tanah Abang, Jakarta Pusat kemudian diadopsi dan dibawa ke Belanda.
"#Kawansosial ia namanya Herlina lahir 9 Desember 1979 di Rumah Bersalin Pembina 'Cideng' Jalan Tanah Abang II 100-102 Jakarta Pusat. Ia diadopsi dari Jakarta ke Belanda. Herlina mencari ibu kandungnya Nurhayati dan ayah kandungnya Joric yang dulu alamatnya di Jalan Amber RT 004 RW 017 Jelambar, Jakarta Barat," tulis akun Dinsos seperti dikutip Suara.com, Senin (17/2/2020).
Dalam unggahan Dinsos, diunggah pula sebuah foto yang menampilkan rupa Herlina.
Ia membawa kertas berukuran besar yang bertuliskan identitas dirinya dalam bahasa Inggris.
"Saya diadopsi dari Jakarta ke Belanda. Nama saya Herlina lahir 9 Desember 1979 di Rumah Bersalin Pembina 'Cideng' Jalan Tanah Abang II 100-102, Jakarta Pusat. Saya mencari orang tua kandung saya Nurhayati dan Joric," tulisnya.
Cuitan Dinsos tersebut kemudian diteruskan oleh Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman.
Ia meminta bantuan warganet agar membantu Herlina menemukan orang tua kandungnya.
Baca Juga: Keren, Limbah kertas Disulap Jadi Miniatur
"Ayo dibantu Herlina dari Holland menemukan orang tua kandungnya di Indonesia. Semoga segera bertemu kedua orang tuanya," ungkap @fadjroel.
Berita Terkait
-
Bahas Anak-anak Pelaku Terorisme, Fadjroel: Untung Enggak Kenal Fadli Zon
-
Fadli Zon Sebut ISIS Bukan Negara, Jawaban Guru Besar UI Ini Menuai Riuh
-
Saat Nama Prabowo Jadi Perdebatan dalam Bahasan Terorisme
-
Menurun, Jumlah Anak Telantar di Gunungkidul Masih Ribuan
-
Istana Bakal Kaji Usulan PKS soal Legalisasi Ekspor Ganja
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Milad ke-84 Jusuf Kalla, Anies Baswedan: Ambon, Poso, dan Aceh Adalah 'Sidik Jari' Pak JK
-
Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak
-
JK Gelar Tasyakuran Milad ke-84, Sudirman Said: Pikiran Beliau Masih Sangat Diperlukan Bangsa Ini
-
Prabowo di Nganjuk: Bung Karno Milik Seluruh Bangsa, Bukan Milik Satu Partai Saja
-
Tepis Isu RI Bakal 'Collapse', Prabowo: Rakyat di Desa Nggak Pakai Dolar, Indonesia Masih Oke!
-
Prabowo: Kita Tidak Sombong, Tapi Indonesia Kini di Pihak yang Memberi Bantuan bagi Dunia
-
Canda Prabowo ke Jumhur Hidayat di Nganjuk: Dulu Bolak-balik Masuk Penjara, Sekarang Jadi Menteri
-
Kelakar Prabowo saat Cari Dony Oskaria di Nganjuk: Menteri Saya Banyak Masuk RS Karena Kerja Keras
-
Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret
-
Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Ini Peristiwa Langka di Dunia