Suara.com - Polisi mengungkap peredaran obat penenang atau psikotropika jenis Hexymer sebanyak 2, 5 juta butir di Koja, Jakarta Utara.
Obat penenang tersebut serupa dengan obat Tramadol dan Riklona yang digunakan artis Lucinta Luna.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus merincikan 2 juta lebih psikotropika itu dikemas dalam 2.016 botol Hexymer, setiap botol berisi 1.000 butir. Kemudian, sebanyak 375 boks yang setiap boksnya berisi 3.750 strip.
Yusri menjelaskan Hexymer tersebut dijual oleh tersangka berinisial ZK yang berhasil dibekuk pada Selasa (18/2/2020).
Kepada polisi, ZK mengaku biasa menjual Hexymer itu ke sejumlah toko obat di Kampung Mangga, Koja, Jakarta Utara.
"Ini pengungkapan sangat besar dengan jumlah hampir 2,5 juta total dua jenis obat yang memang tanpa adanya izin edar dan tidak memenuhi standar," kata Yusri saat jumpa pers di Polres Metro Jakarta Utara, Jumat (21/2/2020).
Berdasar keterangan awal, ZK mengaku memperoleh obat tersebut dari seseorang yang kekinian masih diburu. ZK juga mengaku pernah bekerja di salah satu toko obat di Pasar Pramuka, Jakarta Timur.
"Modusnya dengan cara terima dari seseorang kemudian mendistribusikan obat-obat keras ini kepada toko-toko obat yang ada," ungkap Yusri.
Terkait hal itu, Yusri mengatakan kekinian pihaknya juga tengah menyelidiki terkait ada atau tidaknya toko-toko obat lain yang menjual obat penenang yang masuk dalam kategori obat keras. Sebab, obat-obatan tersebut sejatinya tidak boleh diperjualbelikan tanpa adanya resep dokter.
Baca Juga: Lucinta Luna dan Kisah Transpuan Jadi Pelampias Nafsu di Sel Tahanan Lelaki
"Saya katakan kemarin pada saat pengungkapan LL (Lucinta Luna), yang dikonsumsi sama seperti ini untuk depresi. Ini nanti masuk ke golongan psikotropika, karena ini obat keras (sama) yang kemarin Lucinta Luna," kata dia.
Tag
Berita Terkait
-
Dalih Pakai Narkoba karena Depresi, Polisi Sekakmat Lucinta: Alasan Klasik!
-
Diduga Over Konsumsi Riklona, Lucinta Luna Tak Terdeteksi Amphetamine
-
Lewat Cek Rambut, Polisi Sebut Lucinta Luna Sempat Konsumsi Ekstasi
-
Lesu Digiring Polisi, Lucinta Luna Cuma Menunduk saat Pemusnahan Narkoba
-
Akun IG Lucinta Luna Masih Aktif Jualan, Netizen Nyinyir
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Gembong Narkoba El Chapo Merengek Minta Pulang ke Meksiko, Mau Nonton Piala Dunia?
-
Jakarta Bakal Gelap Gulita Selama 60 Menit pada Sabtu Malam, Ini Alasannya
-
4.151 Personel Dikerahkan Amankan Demo Mahasiswa di Jakpus, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya
-
Iran Bantah Mentah-mentah Klaim Damai Donald Trump
-
Kabar Duka dari Raja Thailand, Putrinya Bajrakitiyabha Mahidol Meninggal Dunia
-
Habis Dibombardir, Donald Trump Umumkan Damai dengan Iran
-
Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara
-
BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Demo di Bundaran HI Hari Ini, Kondisi Ekonomi Jadi Sorotan
-
Kasus Suap Bea Cukai Blueray, Kenapa Seret Nama Raffi Ahmad?
-
Jakarta Menuju 5 Abad: Kota Global Bukan Cuma Soal Megahnya Pencakar Langit