Suara.com - Seorang perempuan paruh baya berinisial S (62) terpaksa harus menghabiskan masa tuanya di penjara setelah ditangkap polisi karena telah membunuh suaminya.
S nekat membunuh suaminya, Medan (58) dengan cara ditusuk menggunakan sebilah pisau lantaran kesal kerap dimarahi korban.
Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan, melalui KBO Reskrim, Ipda Fifzen Pinot mengatakan, aksi pembunuhan itu terjadi di rumah pasangan suami istri itu di Koto Batung, Jorong Lubuk Alung, Nagari Bawan, Kecamatan IV Nagari, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat pada Jumat (21/2/2020) pagi tadi.
Korban Medan dibunuh istri sirinya saat sedang istirahat di kamar.
"Korban yang merupakan suami tersangka bernama Medan (58), saat kejadian tidur -tiduran di kamar sambil marah-marah, merasa tidak terima korban langsung mendekati dan menusukkan pisau ke perut korban," ujarnya saat dikonfirmasi Covesia.com--jaringan Suara.com.
Menurutnya, seusai menghabisi nyawa sang suami, perempuan tua itu langsung melarikan diri. Namun, aksi pelarian S tak berlangsung lama lantaran tersangka berhasil dibekuk personel Polres Agam.
"Tersangka menusuk perut korban sebanyak 1 kali dan langsung pergi setelah melihat suaminya tergeletak bersimbah darah," kata dia.
Peristiwa ini sempat membuat geger masyarakat setempat, ratusan warga berkerumun di lokasi kejadian ingin menyaksikan peristiwa tersebut. Saat ini, tersangka sudah diamakan ke Mako Polres Agam, sementara itu jasad korban dibawa ke Puskesmas setempat.
Berita Terkait
-
Onani di Atas Mayat Nisa, Shalahuddin Al Ayyubi Dituntut 15 Tahun Penjara
-
Bacok Pedagang Pecel Lele hingga Tewas, Polisi Bekuk 7 Anggota Geng Melehoy
-
Mulut Disumbat Pakai Kitab Suci, Ayah di Pekanbaru Tega Bunuh Anak Kandung
-
Digetoki Batu Bata hingga Diikat Gesper, USA Bunuh Rekan Gegara Lem Aibon
-
Habis Santap Nasi Goreng, Remaja di Pasar Minggu Dibunuh Sekelompok Orang
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil