Suara.com - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengingatkan para orang tua untuk menjaga anak-anaknya. Sebab, menurut Hotman pencurian organ tubuh anak-anak marak terjadi.
Pernyataan ini disampaikan Hotman melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @hotmanparisofficial. Video tersebut diunggah pada Senin (17/2/2020).
Menurut penjelasan Hotman, pencurian organ tubuh menimpa anak-anak dari TK hingga SMP.
"Halo semua orang tua, agar benar-benar menjaga anaknya, khususnya anak-anak mulai dari SMP sampai TK," kata Hotman.
Pengacara tersebut mengatakan bahwa anak-anak yang hilang ditemukan dalam kondisi perutnya telah dijahit dan organ tubuhnya diambil.
"Karena sekarang ini sudah beberapa kejadian. Sesudah anaknya hilang beberapa hari kemudian ditemukan bahwa isi perutnya sudah hilang ada yang dijahit ada yang menganga," ujarnya.
Dalam video yang berdurasi kurang dari semenit ini Hotman menjelaskan bahwa organ tubuh anak yang dicuri lalu diperdagangkan.
"Jadi, diduga sudah semakin banyak beredar pencuri organ tubuh anak-anak. Pencuri organ tubuh untuk diperjualbelikan. Hati-hati semua orang tua, salam Hotman Paris," katanya.
Video Hotman ini telah disaksikan lebih dari 137 ribu kali pada Jumat (21/2/2020). Ada 323 komentar di sana.
Baca Juga: APBN Tepat Sasaran, LAPAN Juaranya!
Beberapa warganet tidak menyangka pencurian organ tubuh benar-benar terjadi. Seperti yang diungkapkan oleh @li_la8471.
Ia menulis, "Selama ini aku kira itu cuma berita hoaks dan mengada-ada tapi kalau si abang yang omong ya jadi percaya, itu terjadi di Indonesia juga ya pak khususnya Jakarta juga ada ya, terus kalau orang dewasa misal ABG cewe bisa juga gak?"
Warganet lain juga berterima kasih kepada Hotman Paris telah mengingatkan.
"Terima kasih Bang Hotman, ini berita yang sangat-sangat menyedihkan serta mengerikan sekali, sekarang kami percaya, dan benar sudah terjadi, hanya perlu pelaku utamanya harus dicari. Terima kasih imbauan yg sangat bermanfaat serta berguna," komentar dari @nalli09.
Berita Terkait
-
Mayat Balita Ditemukan Tanpa Organ Tubuh, Diduga Korban Sindikat
-
Hotman Paris Pernah Kasih Vila Senilai Rp 3,5 M Buat Meriam Bellina
-
Balita Ditemukan Tewas Tanpa Organ Tubuh di Samarinda, Kak Seto Buka Suara
-
Hotman Paris Mencak-mencak Usai Kena Tegur KPI
-
Jasad Balita Ditemukan Tanpa Organ Tubuh, Ibu Ini Mengadu ke Hotman Paris
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka
-
Anggota DPR Minta Impor 105 Ribu Pickup India Dibatalkan: Ini Dirancang Diam-diam
-
Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia
-
Golkar Tegaskan Anggaran MBG Disepakati Bulat di DPR: Tak Ada yang Menolak, Termasuk PDIP
-
Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK