Suara.com - Jagat media sosial ramai dengan inovasi jas hujan yang kekinian diperjualbelikan oleh banyak produsen. Jas hujan tersebut memiliki dua fungsi sekaligus yakni melindungi pengendara dan kendaraannya.
Meski viral dan mulai marak diperjualbelikan di sejumlah toko online, warganet jutru dibuat salah fokus dengan bentuk jas hujan itu.
Selain bentuknya yang menjulur, lebih lebar dibandingkan jas hujan batman biasanya, jas hujan itu juga dilengkapi dengan dua penutup spion sepeda motor.
Salah satu warganet yang membagikan foto jas hujan itu yakni akun @finrul, Sabtu (23/2/2020). Ia mengunggah dua bidikan layar penampakan jas hujan terbaru yang diambil dari sebuah toko online.
Foto pertama menampilkan iklan jas hujan bertajuk "RC-002 Jas Hujan Motor Berkualitas Full Body Dilengkapi Penutup Spion dan Muka 4XL" yang dibanderol seharga Rp 119.000, sementara foto kedua menunjukkan seorang wanita yang memakai jas hujan warna kuning di dalam ruangan.
Dalam narasinya, akun @finrul lantas menuliskan, "Malah kaya mau solat".
Unggahan akun tersebut kemudian dibanjiri komentar dari warganet. Tak sedikit dari mereka yang justru memberikan komentar kocak seperti ini.
"Ternyata motornya sudah hijrah sekarang," kata @AndikaAhmad_.
"Mukena anti air," tulis @lahirtahun97.
Baca Juga: Mencekam, Begini Kronologis Ratusan Orang Menyerang AEON Mall Cakung
Adapun warganet lainnya justru menilai jas hujan tersebut membahayakan keselamatan.
Seperti akun @ShanoSenda yang berkomentar, "Lu ujan deres pake beginian terbang lu.. gua aja yang pake jas ujan biasa aja miring-miring ketiup angin. Adeh ughtea racer".
"Ini bahaya kalo dipake di jalan, angin akan ngangkat bagian depan dan nutupin pandangan. Bagian belakang juga bisa masuk dirantai," kata @DampingNovianus.
Sejak dibagikan, unggahan @finrul soal jas hujan tersebut telah mendapat 4,1 ribu retweets dan 6,8 ribu likes.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah
-
Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak
-
Dari Perca Batik ke Ikon Ramadan: Kisah Peci Jogokariyan Tembus Pasar Mancanegara
-
Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
-
DPRD DKI: Pasar Induk Kramat Jati Jadi 'Lapak' Pembuangan Sampah Ilegal
-
Jangan Jadi Korban! Satgas Pangan Temukan Susu Kedaluwarsa dan Mie Boraks di Jawa Barat
-
Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial
-
Wajah Baru Pasar Palmerah: Trotoar Akan Diperbaiki, Pedagang Tak Boleh Berjualan di Bahu Jalan
-
Singgung Tanggung Jawab Lembaga, Peneliti BRIN Minta Polri Setop Pakai Istilah Oknum
-
Aktivis Soroti Respons Istana ke Kritik BEM UGM: Harusnya Dialog, Bukan Serang Balik