Suara.com - Teodor Stefanov Petrov (33) dan Kamen Sevdalinov Elenkov (32), dua warga Bulgaria, terjaring Operasi Sikat Agung 2020. Keduanya masuk daftar tersangka kasus skimming.
Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Bali, AKBP Ranefli Dian Chandra mengatakan, kejadian tersebut berlangsung pada, Senin (10/2/2020), di salah satu ATM di Jalan Sunset Road, Kuta, Badung.
"Modusnya melakukan transaksi perbankan berupa penarikan uang rupiah secara ilegal dengan menggunakan kartu putih. Kerugiannya mencapai Rp 300 juta," kata Ranefli dalam konferensi pers di Denpasar, Jumat (28/2/2020).
Ranefli menjelaskan kedua tersangka diduga melakukan tindak pidana ilegal akses sudah lebih dari dua minggu dengan menggunakan kurang lebih 30 kartu putih, dan beraksi di 10 ATM bank.
"Kedua tersangka datang ke Bali sejak Januari 2019, tapi datang dan pergi, tidak tetap. Untuk tersangka Teodore masuk ke Bali terakhir itu 6 Januari 2020. Sedangkan Kamen masuk terakhir 26 Februari 2020," ungkapnya dikutip dari Antara.
Selama aksinya, kata Ranefli, kedua tersangka berperan sebagai pemetik akhir dan hanya mendapat keuntungan 20 persen dari total hasil penarikan.
Ia mengatakan kedua tersangka juga turut bekerja sama dengan seseorang bernama George (DPO) yang diduga bertugas sebagai pengganda data nasabah bank dan menyiapkan kartu putih tersebut.
Kedua tersangka dijerat Pasal 46 Ayat (1) jo Pasal 30 Ayat (1) UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah oleh UU No. 19 Tahun 2016.
Atas kasus skimming tersebut, Teodor Stefanov Petrov dan Kamen Sevdalinov Elenkov diancam pidana penjara selama enam tahun dengan denda Rp 600 juta.
Baca Juga: Wilder vs Fury Raup Pemasukan Triliunan, PBSI Rugi Materiil dan Immateriil
Gelar Operasi Sikat Agung 2020 itu, melibatkan 412 personel yang terdiri atas 155 orang Satgas Polda Bali dan 257 orang Satgas Polres serta Polresta serta jajaran.
Berita Terkait
-
Alasan Sibuk Ceramah, UAS Belum Penuhi Panggilan Polisi di Kasus Persekusi
-
Efendi Rajin ke Rumah Sakit Bukan Berobat, Tapi Curi Bawaan Keluarga Pasien
-
Syok Diciumi Tamu Mabuk, Kisah ABG Cianjur Kena Perangkap Mami Kafe di Bali
-
Kasus Wartawan Senior Ilham Bintang, Kominfo Tak Bisa Berbuat Banyak
-
Nasabah BNI Korban Pembobolan Tabungan Lewat ATM Terus Bertambah
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Perajin Menjerit! Batik Indonesia Dibajak Vietnam, Merek Lebih Dulu Didaftarkan di Luar Negeri
-
Serum atau Moisturizer Dulu? Panduan untuk Kulit Sehat dan Glowing
-
Beban Usaha Meningkat, DPR Usul Omzet UMKM Bebas Pajak Naik Jadi Rp75 Juta
-
Kakanwil Pastikan Layanan Imigrasi Lebih Dekat untuk Masyarakat Padangsidimpuan
-
Bos BCA Sindir Penemuan Emas 74Kg di Rumah Eks Jampidsus: Kurang Pintar
-
Bro Ron Sindir Keras OTT Bupati Sukoharjo: Mungkin Mau Ikuti Sekjennya
-
Target PLTS 100 GW: Bisakah Bali, NTB, dan NTT Memimpin Transisi Energi Indonesia?
-
5 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Binjai
-
Terinspirasi Kisah Nyata, Film AUTOPSY: Dead Body Can Talk Kupas Misteri Lewat Ruang Autopsi
-
Dominasi PMDN, Ini Data Kinerja Investasi Indonesia 2025