Suara.com - Jumlah pasien meninggal karena virus corona sudah lebih dari 3000 kasus di seluruh dunia, paling banyak dari China. Angka tersebut bisa perlahan naik, seiring penyebaran virus yang semakin tinggi.
Mengutip Telegraph.co.uk, virus yang juga dinamai sebagai Covid-19 hingga Senin (2/3/2020) telah menginfeksi kurang lebih 88.400 termasuk 2 kasus di Indonesia.
Covid-19 sendiri mulanya berasal dari pasar di Wuhan yang menjual hewan hidup dan mati termasuk ikan dan burung.
Pasar-pasar seperti itu menimbulkan risiko yang lebih tinggi untuk memindahkan virus yang berasal dari hewan ke manusia.
Hingga berita ini diunggah, sumber hewan dari wabah corona belum diidentifikasi, tetapi inang aslinya dianggap dari kelelawar.
Kelelawar tidak dijual di pasar Wuhan tetapi memungkinkan telah menginfeksi ayam atau hewan lain yang dijual di sana.
Hingga Senin (2/3/2010), corona sudah menginfeksi lebih dari 50 negara baik dari Asia, Eropa, Timur Tengah, bahkan hingga Amerika Serikat.
Perlindungan dari Virus Corona
Hal penting yang harus dilakukan untuk perlindungan dari virus corona adalah menjamin kebersihan tangan.
Baca Juga: Sebelum Ruko Milik Pemkab Jember Roboh, Saksi Lihat Kabel Listrik Menegang
Oleh karena itu, sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air atau gel pembersih tangan.
Biasakan untuk tidak menyentuh mulut, hidung, atau mata dengan tangan yang belum dicuci.
Karena Covid-19 muncul bisa muncul dari berbagai negara, maka berhati-hatilah saat di bandara.
Jangan sentuh wajah setelah menyentuh barang-barang di Bandara atau kendaraan umum.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
KY Siap Usut Dugaan Pelanggaran Etik 4 Hakim yang Vonis Nadiem Makarim 10 Tahun Penjara
-
92 WN Tiongkok Pelaku Penipuan Investasi Dideportasi, Dicekal Masuk Indonesia Seumur Hidup
-
Bahas Isu Global Bersama PM Singapura, Prabowo Tegaskan ASEAN Utamakan Diplomasi
-
Calon Manajer Kopdes Berhak Tolak Latsarmil, Tak Boleh Didiskualifikasi
-
Bongkar Penembak Ibu Hamil di Papua, Yusril Beri 'Lampu Hijau' Komnas HAM Lakukan Investigasi
-
Sahroni Sentil Polisi Soal Pemotor Ninja 'Sok Jago': Jangan Tunggu Viral Baru Bertindak
-
Survei IndexMundi Sebut Polri Korup, Boni Hargens Ungkap Kelemahan Metodologi dan Bias Data
-
Geger! Pria di Jagakarsa Pukul Orang Secara Acak Karena 'Bisikan', Polisi: Dia Positif Sabu
-
Komisi Yudisial Mulai Pelajari Laporan Dugaan Pelanggaran Etik 4 Hakim Kasus Nadiem Makarim
-
Dugaan Manipulasi Fakta Sidang hingga Ketiduran, Empat Hakim yang Vonis Nadiem Dilaporkan ke KY