Suara.com - World Health Organization (WHO) atau Badan Kesehatan Dunia mengingatkan masyarakat dunia bahwa masker hanya digunakan untuk orang yang sakit. Pernyataan ini menyusul kelangkaan masker yang terjadi di beberapa negara termasuk salah satunya di Indonesia usai virus corona baru atau COVID-19 menjadi sorotan.
"Untuk orang yang sehat, pakailah masker hanya jika Anda merawat orang yang diduga terinfeksi virus corona," tulis WHO dalam selebaran yang mereka bagikan di akun resminya di Twitter @WHO.
Organisasi yang telah berdiri sejak 7 April 1948 ini juga membuat video berjudul "Can Mask Protect Against The New Coronavirus Infection?" yang dibagikan di laman Youtube mereka. Dalam video berdurasi satu menit 26 detik itu, WHO menjelaskan apakah masker dapat melindungi diri dari infeksi virus corona.
"WHO hanya merekomendasikan penggunaan masker dalam kasus tertentu. Jika Anda demam, batuk, dan kesulitan bernapas, Anda harus menggunakan masker dan memeriksakan diri ke dokter. Jika Anda tidak memiliki gejala ini, Anda tidak perlu menggunakan masker," terang WHO.
Menurut WHO, hingga saat ini belum ada bukti yang menyebutkan bahwa masker dapat melindungi mereka yang tidak sakit. WHO juga mengatakan bahwa penggunaan masker harus dibarengi dengan penggunaan cairan pembersih tangan atau sabun dan air. Jika tidak, penggunaan masker justru akan sia-sia.
"Masker medis seperti ini tidak dapat melindungi diri dari virus corona baru jika hanya digunakan sendirian. Saat Anda memakainya, Anda harus mengkombinasikan penggunaannya dengan cairan alkohol pembersih tangan serta langkah-langkah pencegahan lainnya," jelas WHO.
Usai pemerintah menyatakan Indonesia positif virus corona, ketersediaan masker di berbagai kota menjadi langka. Harga masker juga melambung tinggi diduga karena adanya oknum yang menimbun dan menjualnya dengan harga yang sangat mahal. Sampai saat ini, tercatat ada dua kasus di Indonesia yang dinyatakan positif terjangkit virus corona.
Berita Terkait
-
Purbaya Ungkap Langkah Pemerintah Antisipasi Kenaikan Harga Minyak Global
-
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Siagakan 668 Pompa dan Percepat Pengerukan Waduk
-
Awal Pekan di Jakarta, BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Jaksel dan Jaktim
-
Antisipasi Banjir, Pramono Luncurkan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta
-
Pemerintah Siaga Penuh Jelang Nataru 2025, Fokus Antisipasi Bencana di Tengah Pemulihan Daerah
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan