Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyayangkan kepala daerah yang menyampaikan data-data terkait pasien positif virus corona atau Covid-19.
Menurutnya, kerahasiaan data pasien virus corona perlu untuk dilindungi sebagai langkah antisipasi terjadinya hal-hal buruk yang tidak diinginkan. Terutama yang memberikan dampak langsung kepada pengidap.
"Ini saya sayangkan. Sebenarnya kepala daerah harus memelihara iklim kondusif. Dan juga data pribadi pasien juga dilindungi oleh undang-undang untuk kemudian tidak disebarluaskan walaupun oleh otoritas yang kemudian berwenang untuk itu," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (3/3/2020).
Supaya tindakan tersebut tidak lagi terulang, Dasco mengimbau kepada kepala daerah maupun otoritas berwenang untuk menahan diri dan tidak mengekspos data-data terkait pasien positif corona.
"Jadi saya menghimbau kepada pemerintah daerah langkah-langkah yang dilakukan itu kalau sudah tahu tempat, domisili tinggal koordinasi dengan pihak terkait seperti Kemenkes dan lain-lain untuk langkah prefentif supaya lingkungan sekitar tidak terkena virus. Tanpa kemudian menimbulkan kepanikan dan saya pikir DPR RI menghimbau kepada kepala daerah untuk tidak mengekspos data dari pasien karena itu juga menimbulkan kerugian tersendiri," tuturnya.
Hal senda juga dikatakan oleh anggota Komisi I DPR RI Charles Honoris yang meminta negara untuk menjamin langsung kerahasiaan data dan identitas pasien positif corona.
Wakil Ketua BKSAP DPR RI
Fraksi PDI Perjuangan itu menilai penanganan terhadap pasien posirif corona harus mencakup aspek perlindungan hak atas privasi. Termasuk di dalamnya perlindungan kerahasiaan identitas atau data pribadi pasien.
Sebab, kata Charles, hak atas privasi adalah satu hak konstitusional yang diatur dalam UUD 1945.
"Tersebarluasnya data pribadi pasien corona lewat media sosial atau media lainnya, harus dipandang serius sebagai pelanggaran privasi warga negara. Negara seharusnya bisa melindungi kerahasiaan data pribadi dan menutup ruang sekecil apapun terhadap pelanggaran tersebut," ujar Charles dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com.
Baca Juga: 2 Penghuni Kena Corona, Warga Perum Studio Depok: Ojol Saja Tak Mau Masuk
Berita Terkait
-
2 Penghuni Kena Corona, Warga Perum Studio Depok: Ojol Saja Tak Mau Masuk
-
Virus Corona, Wali Kota Bekasi: Ada 18 Warga Dalam Pengawasan
-
Temui Jokowi di Istana, Suhu Badan Para Menteri Wajib Diperiksa Paspampres
-
Warga Bekasi Suspec Virus Corona Meninggal, Wali Kota Minta Warga Periksa
-
Mau Bikin Obat, Profesor Nidom Minta Jokowi Kirim Sampel Virus Corona
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi
-
Empat Buronan Pemerintah China Dideportasi dari Semarang, Diduga Terlibat Love Scamming
-
Cakar Kurir Paket, Istri Nelayan Akhirnya Bebas dari Penjara
-
Purbaya Caplok 60% Saham KCIC, Utang Whoosh Kini Tanggung Jawab Kemenkeu
-
Nissan Navara PRO-4X Tampil Gagah di GIIAS 2026 dengan Mesin Turbo Diesel
-
37 Ribu Siswa Keracunan MBG, Amnesty International Desak Pemerintah Hentikan Program
-
Panas! Ejekan Justin Hubner ke Timnas Vietnam Berbuntut Panjang
-
Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?
-
Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok