Agus mengatakan bahwa pihak pusat melalui Kementerian Kesehatan maupun, pada tingkat regional, yaitu Dinas-dinas Kesehatan, harus secara aktif melacak orang-orang yang sudah ada kontak dengan pasien yang terinfeksi.
Ia memperingatkan jumlah pasien dapat meningkat.
"Kemungkinan [jumlah yang terinfeksi] akan bertambah, karena dia [pasien yang terinfeksi] udah berkontak dengan banyak orang. Sekarang tinggal kontak eratnya itu yang harus diperiksa, untuk memastikan mereka terinfeksi atau tidak," jelas Agus.
Secara global, sekitar 86.000 orang telah terinfeksi di lebih dari 50 negara.
Lebih dari 3.000 orang meninggal dunia - sebagian besar di provinsi Hubei, China, tempat wabah itu bermula pada Desember lalu.
'Tidak ada perubahan' prosedur
Kasus Covid-19 pertama di Indonesia diungkap oleh Presiden Joko Widodo, yang bersama dengan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto pada hari Senin (02/03), menyelenggarakan konferensi pers di Istana Negara.
Pada kesempatan itu, Jokowi menekankan bahwa pemerintah sejak awal sudah sudah meningkatkan kesiagaan, termasuk menjalankan SOP sesuai standar internasional, serta mengalokasikan anggaran untuk menangani wabah dan membentuk tim gabungan yang diantaranya terdiri dari TNI, Polri, pihak sipil dan pihak terkait lainnya.
"Sejak awal, pemerintah ini benar-benar mempersiapkan. Persiapan, misalnya rumah sakit, lebih dari 100 rumah sakit yang siap dengan ruang isolasi mengenai virus corona dengan standar isolasi yang baik. Kita juga memiliki peralatan yang memadai sesuai standar internasional," kata Jokowi.
Baca Juga: Kemenkes Pastikan Warga Bekasi Meninggal di Cianjur Tak Terinfeksi Corona
Setelah pertemuan dengan Jokowi, Menkes Terawan mengunjungi kedua pasien yang sedang dirawat di RSPI Sulianto Saroso.
Ia mengatakan bahwa kedua pasien sudah dalam "keadaan baik" dan menegaskan pemerintah tidak akan mengisolasi atau menghentikan kegiatan di Depok sebagaimana yang dilakukan pemerintah China di Wuhan.
Terawan menegaskan bahwa pemerintah sejauh ini sudah melaksanakan prosedur yang sesuai dalam menanggapi wabah, terbukti dengan kemampuan Indonesia mendeteksi kasus pertama ini.
"Berarti kita sudah benar yang kita lakukan. Langkah-langkah kita sudah tepat selama ini," jelas Terawan.
Prosedur akan terus berjalan tanpa perubahan, tambahnya, sambil mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan.
"Ya tetap nomor satu menjaga imunitas tubuh kita juga. Ndak ada perubahannya. Semua kita lakukan. Penguatan juga kita lakukan, di bandara tetap kita awasi, kita waspadai. Kan ini memang kasus yang tidak kelihatan, kecuali dia batuk, panas, ada demam gitu yah ketahuan. Tapi kalau dia ndak ada demam atau batuk, pilek yang dicurigai, ndak bisa ketahuan. Gimana caranya?" ujar Terawan.
Ia mengaku pengawasan terhadap orang-orang yang telah kontak dengan pasien yang positif Covid-19 telah dilaksanakan dan memang tidak dirawat di rumah sakit jika tidak menunjukkan gelaja.
Terawan menjelaskan bahwa dua pasien yang sedang di rawat tinggal di rumah dengan dua orang lain. Dua orang itu tidak menunjukkan gejala.
"Tidak semua yang kontak langsung akan terinfeksi. Close contact pun belum tentu terinfeksi, apalagi yang jauh-jauhan," kata Terawan.
Depok tingkatkan kesiagaan
Sementara itu, Walikota Depok Mohammad Idris mengatakan akan membentuk tim untuk pengawasan dan pengendalian wabah.
Tim itu, kata Idris, akan memantau dua orang yang tinggal di rumah bersama pasien serta rumah-rumah di wilayah sekitarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Langka akibat Corona Covid-19, Harga Masker Bedah Tembus Rp 15 Juta!
-
Data Pribadi WNI Positif Virus Corona Tersebar ke Publik, Warga Depok Marah
-
Tanya Jawab soal Virus Corona: Apakah Menular Lewat Hubungan Seksual?
-
Siap Siaga Hadapi Covid-19 di Indonesia
-
Para Tetangga Sempat Jenguk Warga Depok yang Positif Corona di RS
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC
-
Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS
-
Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat
-
Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut
-
Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan