Suara.com - Kunto Aji menumpahkan kekesalannya pada oknum yang menjual masker dengan harga tinggi. Dia menyarankan pada warganet untuk melaporkan akun Twitter oknum penjual tersebut.
Melalui akun Twitter-nya, Kunto Aji melampirkan tangkapan layar yang menambah kekesalannya terhadap oknum penjual. Ia juga mengajak untuk me-report akun penjual tersebut.
"No brain. Pada report aja ya akun ini tadi. Gedeg bacanya." tulis Aji.
Sebuah akun @penyembahseblak diketahui menjual masker dengan harga tinggi melalui twitternya.
Tak hanya membuat kesal warganet atas keberaniannya menawarkan masker dengan harga tinggi, akun tersebut juga bersikukuh bahwa tindakannya adalah wajar. Ia pun mengungkapkan bahwa harga masker memang tinggi sejak dari pemasoknya.
Warganet pun banyak yang menyetujui saran Kunto Aji untuk me-report akun tersebut.
"Baru kali ini ketrigger report akun. Nyebelin asli" kata @miaprwnt.
"Jangan di report om, nnti akunnya ilang ga bisa dilacak" tulis @honnija.
Akun @karlinadwie menambahkan komentar, "Gedeg emangg jangan nanya 5 tahun lalu akhir bulan kemaren aja dari pbf tuh harga paling mahal 20-40rebu doang seboks".
Baca Juga: Buka Identitas Pasien Virus Corona, Wali Kota Depok Dikecam
"Berarti harus ada peraturan yg jelas tentang pembelian masker, batas wajar pembelian masker biar nggak gini :(" tulis @rizkyasihp.
Menanggap hal tersebut, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus di Polda Metro Jaya Senin (2/3/2020) menyatakan, bahwa penimbunan masker sudah mulai terjadi.
"Mereka menimbun kan untuk cari keuntungan dengan kurangnya masker di pasaran, sehingga masker bisa naik hingga lebih dari 100 persen dari harga Rp 20 ribu jadi Rp 500 ribu. Ini sudah suatu tindak kejahatan untuk menguntungkan diri sendiri, kita akan tindak," ujarnya.
Meski demikian, Yusri mengatakan, pihaknya akan tetap mengedepankan upaya preventif untuk menyelami indikasi penimbunan masker.
"Yang paling utama secara preventif ya, kita mengimbau kepada para pelaku ini sebaiknya jangan lah. Masyarakat kita butuh masker itu ya. Jangan dengan cara mengambil keuntungan diri sendiri terus merugikan masyarakat, itu paling utama ya," katanya.
Namun apabila ada oknum-oknum nakal yang mencoba mencari keuntungan dengan cara melawan hukum di tengah isu virus corona (Covid-19), polisi akan mengambil tindakan tegas. "Jalan terakhir ya penegakan hukum," katanya.
Berita Terkait
-
Gegara Virus Corona, Harga Masker di Bantul Jadi Rp10 ribu per Tiga Lembar
-
Harga Masker di Pelapak Online Bikin Geger, Kemendag Enggak Tahu
-
Khawatir Virus Corona, Twitter Perintahkan Karyawan Kerja dari Rumah
-
Disebut Pesan Masker sampai 20 Ribu Kotak, Tompi: Mau Dipakai Bikin Rumah?
-
Suaranya Mirip Hujan Lebat, Ending Video Ini Tak Terduga
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
ICW Laporkan Dugaan Korupsi Sertifikat Halal Rp49,5 Miliar di Badan Gizi Nasional ke KPK
-
Bantah Minta Ducati ke Irivan Bobby, Eks Wamenaker Noel: Saya Nggak Hobi, Motornya Malah Bikin Jatuh
-
Pertama di Kunjungan Luar Negeri, Prabowo Pakai Maung di KTT ke-48 ASEAN 2026 di Filipina
-
Iran Galakkan Perizinan Baru di Selat Hormuz, Indonesia Bisa Ketiban Durian Runtuh
-
Setelah Hancurkan Patung Yesus Kini Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria
-
Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir
-
Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak
-
Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara