Suara.com - Toserba Ramayana bantah menjual masker murah dengan harga normal. Salah satu yang membantah Ramayana cabang Pasar Baru.
Di sana tidak menjual masker seperti unggahan di media sosial baik instagram @ramayanadeptstore dan twitter @ramayanads yang mengumumkan pihaknya menjual masker dengan harga Rp 5.000.
"Kalau kita ga jual masker mba. Ini dari pagi banyak yang tanya. Tapi kita ga jual. Kita Ramayana khusus fesyen," kata Farida yang merupakan pramuniaga yang bekerja di Ramayana Pasar Baru, Rabu (4/3/2020).
Farida mengatakan, masker yang diunggah dan dipromosikan oleh media sosial resmi Ramayana hanya tersedia di Ramayana yang menjual kebutuhan rumah tangga atau Ramayana Supermarket.
"Banyak banget yang nanya dari pagi tadi, kebanyakan orang kantoran sih. Bajunya rapih gitu. Kalau mau cari coba ke Ramayana Jatinegara dan Tanjung Priok saja mba," kata Farida.
Salah satu pengunjung yang ditemui ANTARA dan mencari masker di Ramayana Pasar Baru, Zahra mengaku sedikit kecewa karena tidak menemukan masker seperti yang diunggah di media sosial.
"Yah saya yakin aja disini ga ada. Tapi saya disuruh bos saya ke sini katanya ada masker itu tapi bener kan ga ada, ya sedih tapi gimana lagi memang langka dan kalau ada pun mahal," kata Zahra.
Seperti yang diketahui, harga masker penutup mulut melonjak sejak merebaknya virus corona secara internasional. Contohnya di Pasar Slipi, satu kotak masker berisi 50 buah yang biasa dipatok harga Rp 20.000 - Rp 25.000 untuk saat ini mencapai Rp300.000. Di pasar lainnya, yaitu Pasar Pramuka, masker dipatok dengan harga Rp 350.000 untuk satu kotaknya.
Sedangkan untuk kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, di Apotek Taman Cosmos dan Apotek Panca Prima masker sudah tidak tersedia karena harganya yang melonjak terlalu tinggi. Menanggapi kondisi ini, Toserba Ramayana mengumumkan bahwa tokonya di seluruh Indonesia menjual masker dengan harga normal.
Baca Juga: Dampak Corona, 205 Apotek di Banyumas Kehabisan Stok Masker Sejak Januari
"Per customer hanya boleh beli 1 pieces yah gaes. Bukan untuk diperjualbelikan atau distock. Mari kita utamaka yang sakit atau membutuhkan. Semangat semua, mari kita lewatka ini bersama-sama, #SehatHakSegalaBangsa," tulis admin Ramayana di Instagram. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi