Suara.com - Seorang perempuan asal Jepang curhat tentang pengalaman komedi romantisnya yang disebabkan oleh tisu toilet. Hal itu bermula karena kelangkaan tisu tolilet di Jepang sejak corona menginfeksi warga di negara itu.
Melansir dari WorldofBuzz, Akun @shihon029 atau Shi Hon bercerita mulanya berada di apotek untuk membeli tisu toilet.
Kemudian datang seorang pria yang juga menanyakan ketersedian tisu di apotek itu. Namun pria itu tidak bisa mendapatkan tisu padahal dia sudah kehabisan di rumah.
Saat Shi Hon pulang, ia melihat pria yang ia temui di apotek sedang berada dekat di gang rumahnaya. Tidak tega, ia akhirnya memberi dua gulungan toilet yang baru saja ia beli.
Shi Hon ini kemudian menawarkan untuk memberinya lebih dari dua gulungan. Namun si pria menolak karena ia tinggal sendiri dan merasa dua gulungan sudah cukup.
Setelah itu, tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk bertukat Line dan saling krim pesan. Beberapa hari kemudian mereka tidak berkabar, namuan tiba-tiba pria itu mengirim pesan:
“Terima kasih, kamu benar-benar menyelamatkanku. Aku ingin menunjukkan terima kasihku dengan benar. Jadi apakah kamu mau makan malam bersamaku? Jika ada yang kamu inginkan (untuk makan malam), maka kita makan di situ"
Unggahan itu tentu menimbulkan banyak reaksi dari warganet, seperti:
"Apakah ini sebuah versi drama dari film 'Train Man' menjadi 'Toilet Paper Woman'?" tulis akun @golddancer.
Baca Juga: Pesona Kecantikan Ayu Maulida Pemenang Puteri Indonesia 2020
"Semangat membantu orang lain memang penting, orang yang membeli tisu kini ingin meniru Shi Hon. Akan lebih baik jika ujungnya begini," tambah akun @TrRNVPVdN3XnNN3
"Itu bukan seperti udon atau soba, semoga hubungan kalian panjang kaya tisu toilet, terimakasih atas ceritanya," sahut akun @taishi5407.
cerita Shi Hon itu kini sudah disukai sebanyak 268 ribu kali dan 54 ribu retweet.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga
-
Suara.com dan PLN Kupas Tuntas Kendaraan Listrik di Jabar, Ini Fakta Terbarunya
-
500 Titik Bazar Murah Jakarta, Strategi Pasar Jaya Kendalikan Harga Pangan Jelang Ramadan
-
Kemensos Akan Bagikan Jadup Rp450 Ribu per Bulan untuk Korban Banjir Sumatra Pekan Ini
-
PDIP Dukung Pernyataan Dasco: Pemimpin Harus Cetak Keberhasilan Sebelum Pikirkan Periode Kedua
-
Mendagri Instruksikan Percepatan Pemindahan Pengungsi Bencana Sumatra ke Hunian Layak
-
Usut Kasus Sudewo, KPK Cecar Ketua Kadin Surakarta Soal Proses Lelang Proyek DJKA Jatim
-
IPK Indonesia Anjlok ke Skor 34, Hasto PDIP: Penegak Hukum Jangan Jadi Alat Kekuasaan