Suara.com - Belakangan ini beredar informasi di media sosial bahwa salah satu sekolah internasional di Jakarta, Mentari International School meliburkan para siswa dan guru mereka karena diduga ada yang terjangkit virus corona baru atau COVID-19.
Informasi ini bahkan telah disiarkan oleh salah satu televisi nasional sehingga membuat salah seorang guru Mentari International School geram. Melalui akun Twitter-nya @ginadewi, sang guru tersebut menyampaikan kekecewaannya terkait pemberitaan yang tidak benar tersebut.
"Halo @tvOneNews, saya sebagai staff @MentariSchool sangat kecewa dengan pemberitaan Anda siang tadi dan ini klarifikasi dari kami!! Mohon cek dan klarifikasi berita kalian sebelum disiarkan!!" tulis Gina melalui akun Twitter-nya.
PENJELASAN
Berdasarkan laporan Turn Back Hoax, kabar mengenai adanya siswa atau guru yang terjangkit COVID-19 di Mentari School International tidak benar. Kepala Sekolah Mentari International School, A. Songky Widya Ananta telah memberikan klarifikasi yang menyebutkan bahwa benar jika sekolah tempat ia bekerja diliburkan selama empat hari berturut-turut. Namun, hal itu dilakukan bukan karena terdapat wabah COVID-19 melainkan karena akan dilakukan pembersihan dan disinfeksi secara menyeluruh.
Klarifikasi tersebut juga termuat dalam unggahan mereka di Instagram. Berikut adalah poin-poin klarifikasi yang telah disebutkan:
1. TIDAK ADA murid ataupun guru/staf sekolah Mentari yang menjadi suspek ataupun terindikasi terjangkit virus corona.
2. Sekolah-sekolah Mentari diliburkan selama empat hari agar dapat dilakukan pembersihan dan disinfeksi secara menyeluruh sesuai dengan standar internasional.
3. Pembersihan ini merupakan tindakan PREVENTIF untuk memastikan semua sekolah Mentari aman dari penyakit apapun yang dapat mempengaruhi kesehatan siswa maupun guru/staf.
4. Demikian juga, sekolah Mentari memutuskan untuk menunda sementara semua kegiatan di luar sekolah untuk mengurangi resiko infeksi apapun pada masa ini.
5. Semua sekolah Mentari telah menerapkan beberapa tindakan preventif sejak dua minggu terakhir (dan akan terus dilaksanakan) untuk memastikan bahwa semua siswa dan guru/staf sekolah kami senantiasa terjaga kesehatannya selama berada di sekolah.
KESIMPULAN
Dengan adanya klarifikasi yang dikeluarkan oleh Mentari School International maka jelas bahwa tuduhan yang menyebut terdapat siswa atau guru di sekolah tersebut yang terjangkit virus corona telah terbantahkan. Sampai saat ini tak ada pasien atau suspect yang berasal dari sekolah tersebut.
Baca Juga: Genggam Tiket Olimpiade 2020, Anthony dan Jojo Kejar Peringkat Top 4
Berita Terkait
-
Dikaitkan Pengadaan Program Sekolah Rakyat, Owner Sepatu Lokal Stradenine Tegaskan Tak Terlibat
-
Klarifikasi Dikidoy yang Sempat Live TikTok Kasus Pelecehan FH UI
-
Dilaporkan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, Anrez Adelio Klaim Hubungan Dilakukan Suka Sama Suka
-
Siklus 'Asbun' dan Klarifikasi: Mengapa kita Terjebak dalam Pola yang Sama?
-
Azizah Salsha Tanggapi Permintaan Maaf Bigmo, Proses Hukum Dibatalkan?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir