Suara.com - Mantan BUMN menyoroti pernyataan Presiden Amerika Serikat yang membandingkan virus corona dengan flu lewat cuitan di Twitter. Trump membeberkan jumlah korban meninggal akibat flu yang mencapai 37.000 orang di negaranya.
Terkait hal itu, Dahlan melalui tulisannya yang berjudul "Trump Chibi" menyebut Trump tidak takut dengan virus corona.
"Kini Presiden Trump sendiri yang bilang: kenapa harus takut dengan virus corona," tulis Dahlan seperti dikutip Suara.com, Kamis (12/3/2020).
Dahlan lantas mengutip cuitan Trump soal angka kematian akibat flu yang diunggah pada Minggu (9/3) tersebut.
"Yang mati kan hanya 22 orang -- di Amerika Serikat. Bandingakn dengan flu. Yang selalu datang tiap musim dingin itu, yang meninggal sampai 37.000 tahun lalu. Flu itu tiap tahun menyebabkan 27.000 sampai 70.000 orang meninggal," imbuhnya.
Melihat reaksi demikian, menurut Dahlan, Trump tengah meradang dengan warga kampung halamannya di New York karena mereka dikuasai oleh Partai Demokrat.
Selain itu, mereka juga kerap menyinggung soal pajak, dianggap menimbulkan ketakutan akan virus corona dan menjadi biang kerok turunnya harga saham.
"Trump sendiri tetap terus menggelar kampanye besar. Untuk memenangkan periode keduanya. Ia menolak imbauan untuk menghentikan kampanye yang dihadiri banyak orang karena ia tidak takut virus corona," ucap Trump.
Kendati begitu, Dahlan menyebutkan Trump merupakan orang yang rajin mencuci tangan dan membawa cairan anti bakteri untuk tangannya. Dahlan merujuk pada kesaksian salah satu staf Gedung Putih.
Baca Juga: Viral Remas Payudara Siswi Berhijab di Ciracas, Sopir Ojol Tertangkap!
"Trump memang sehat sekali di umurnya yang 73 tahun. Jam kerjanya bisa 15 sampai 16 jam sehari --seperti kebiasaan para pengusaha sukses," ucap Dahlan.
Meski begitu, Dahlan mengatakan Trump mendapat kritik dari ahli kesehatan karena membandingkan flu dengan virus corona.
"Flu itu sudah ada obatnya. Sedangkan virus corona belum," terang Dahlan mengutip pernyataan ahli kesehatan.
"Yang meninggal akibat flu juga hanya kurang dari 1 persen. Sedang virus Corona akhirnya membunuh 2 sampai 3 persen penderitanya," klaim Dahlan.
"Itu kalau angka dari Wuhan dimasukkan. Kalau data Wuhan dikecualikan, yang mati akibat virus Corona juga tidak sampai 1 persen," imbuhnya, memungkasi.
Belum Juga Tes Corona Usai Bepergian, Presiden Trump: Saya Sehat
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi
-
Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi
-
Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga
-
Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya
-
KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'
-
Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!
-
Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi
-
Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik
-
Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan