Suara.com - Beberapa hari terakhir, warga Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi digemparkan beredarnya kabar seorang siswi SD diperkosa oleh 4 seniornya di sekolah. Mirisnya, aksi itu dilakukan saat waktu jam sekolah.
Diwartakan lama Jambiseru.com (jaringan Suara.com), dugaan pemerkosaan itu terjadi pada 26 Februari 2020. Saat itu, sekitar pukul 10.00 WIB, empat kakak kelasnya membawa korban ke salah satu ruang kelas.
Setiba di dalam kelas, keempat pelaku langsung memegang korban lalu korban digilir oleh para pelaku.
Kasus ini mencuat karena keluarga korban tak terima. Apalagi, kasus pemerkosaan ini rencananya hanya akan diselesaikan secara adat, bukan melalui jalur hukum resmi.
"Kami tidak terima atas perbuatan empat pelaku terhadap anak kami," ungkap Y, salah satu keluarga korban.
Y menilai ada unsur kelalaian pihak sekolah atas kasus ini. Pasalnya, korban diperkosa di dalam kelas pada saat jam pelajaran sekolah.
"Anak saya dibawa ke dalam kelas, empat pelaku perkosa anak saya secara bergilir. Akibatnya, anak kami merasa kesakitan bagian kemaluannya," ungkap Y.
Selain itu, pasca-kejadian, korban belum berani kembali ke sekolah. Karena salah satu guru sempat meminta korban untuk tidak menceritakan kejadian ini pada siapapun.
"Salah satu guru berinisial N meminta anak saya diam, dengan menjanjikan uang sebesar Rp 50 ribu. Jika ada yang nanya bilang saja ayah tiri yang telah memperkosa," ungkapnya.
Baca Juga: Resmi Ketok Palu, Harvey Weinstein Dipenjara 23 Tahun karena Pemerkosaan
Berita Terkait
-
Resmi Ketok Palu, Harvey Weinstein Dipenjara 23 Tahun karena Pemerkosaan
-
Digerebek saat Pacaran di Taman, Siswi SMA Diperkosa Satpol PP Gadungan
-
Kenalan di Facebook, Remaja Belia Digilir Empat Pria di Rumah Kontrakan
-
Chatting di Grup WA Penggemar Porno, Gadis ABG Diperkosa di Jembatan Tol
-
Dibekap Bantal, Dicekik hingga Dipukul, Aksi Bengis Paman Perkosa Mayat MNS
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
6 Fakta Heboh Semburan Minyak di Bangkalan: Ketinggian 5 Meter hingga Sifatnya yang Mudah Terbakar
-
Mensos Pastikan Dapur Umum di Aceh, Sumut, dan Sumbar Tetap Beroperasi Selama Tanggap Darurat
-
Kemenag Kembali Tersandung Korupsi, Lemahnya Tata Kelola Jadi Sorotan
-
Bejat! Modus Pedagang Takoyaki Ajak Anak 11 Tahun Naik Sepeda, Berakhir Dicabuli di Kalideres
-
PDIP Pasang Badan untuk Pandji, Djarot: Negara Jangan Mudah Tersinggung Oleh Kritik
-
Perut Isinya Sekilo Sabu, Aksi Gila Pasutri Pakistan Telan 159 Kapsul Demi Lolos di Bandara Soetta
-
Pasal Penggelapan KUHP Baru Digugat, Nurut Perintah Atasan Bisa Dipenjara 5 Tahun?
-
Kekuasaan Amnesti Presiden Digugat, Apa Beda Amnesti dan Abolisi yang Kini Diuji di MK?
-
KPK Buka Kartu, Eks Menag Yaqut Tersangka Korupsi Haji Sejak 8 Januari
-
Semeru Muntahkan Awan Panas 4 KM, Kolom Abu Kelabu Membumbung Tinggi, Status Siaga