Suara.com - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku kekayaannya menukik tajam alias berkurang banyak setelah masuk ke dunia politik.
Ia bahkan berpesan kalau ingin tetap berada di daftar orang terkaya, jangan masuk dunia politik.
Pernyataan itu disampaikan Sandi dalam wawancara di acara Speed Talk tvOne. Videonya diunggah ke kanal YouTube Talk Show tvOne pada Rabu (11/3/2020).
Awalnya, pembawa acara Speed Talk, Indy Rahmawati menyinggung Sandiaga yang sempat berada dalam daftar orang terkaya di Indonesia.
"Dulu mas Sandi pernah tercatat sebagai orang terkaya ke sekian di Indonesia versi Forbes. Tahun ini masuk lagi, tahun ini masuk lagi," ucap Indy.
Sandi langsung menyahut, "Nah, ini pesan-pesan untuk yang nonton acaranya Indy. Jadi kalau mau tetap ada di list itu jangan masuk politik."
"Oh begitu?" tanya Indy.
"Iya, pastikan menukik tajam setelah itu. Seperti Indy bilang politik pasti ada biayanya," jawab Sandi.
Namun Sandi mengklaim bahwa dirinya masuk ke dunia politik ingin bersikap secara terbuka dan transparan. Meskipun ia tahu salah satu resikonya adalah hartanya berkurang cukup signifikan.
Baca Juga: CEK FAKTA: Warga China Berebut Alquran Usai Tahu Uighur Kebal Virus Corona?
"Kemarin waktu Pilgub dan Pilpres, saya danai sebagian besar kampanye kita. Itu semua tercatat di Bursa Efek Indonesia, hasil dari penjualan saham publik saya. Maupun juga di OJK, laporan penurunan kepemilikan saham. Jadi, ya itu merupakan konsekuensi," ungkap Sandi.
Ia menambahkan, "Jadi kita enggak usah baperan, mau masuk politik ya harus siapa dengan segala konsekuensinya".
Menurut Sandi, jika ingin untung tempatnya bukan di dunia politik tetapi berwirausaha.
"Kalau mau melayani publik, berkontribusi kepada bangsa dan negara, tempatnya di ranah publik, politik," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Sandi juga menyampaikan rasa percayanya kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Menurutnya, Anies sudah tahu apa saja yang harus dilakukan sebagai gubernur ibu kota.
"Jakarta itu isu utamanya selain yang banyak disebut seperti banjir dan macet, punya isu topik lain yang sangat penting untuk dicarikan solusi. Seperti lapangan pekerjaan, harga bahan pokok yang terjangkau, cost living, biaya pendidikan, kesehatan, bro Anies ini sudah cukup memahami. Tinggal menjalankan saja," kata Sandiaga.
Ia meminta kepada masyarakat khususnya warganet untuk memberi kesempatan kepada Anies dan tidak mencemoohnya.
Sandi berharap Anies segera mendapatkan wakil yang tepat dan mendampinginya memerintah Jakarta.
"Insya Allah nanti dapat 'jodoh' yang baru, enggak jomblo lagi, terus bisa tandem deh. Karena dulu kita tandem saling isi, tukar pikiran," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
Terkini
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus
-
3 Hal Seru di Film Sihir Tanah Kubur: Kiesha Alvaro Rapal Mantra hingga Perubahan Shareefa Daanish
-
Buenos Aires Rusuh! Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026, Suporter Ngamuk, 2 Orang Tewas
-
Usulan CCTV Berbasis AI, Solusi Pantau Juru Parkir Bandel Jakarta
-
Berkas Perkara Rampung, Polda Jabar Segera Serahkan Taufik Hidayat ke Kejaksaan
-
Buntut Aksi 'Bogor Bersih LGBT', Pemerintah Warning Kelompok Pemuda yang Main Hakim Sendiri