Suara.com - Putra sulung Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY resmi menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat periode 2020-2025. AHY resmi menggantikan sang ayah setelah terpilih secara aklamasi.
Keputusan tersebut dibacakan langsung oleh Pimpinan Sidang Kongres V Partai Demokrat, Evert Ernest Mangindaan dalam video yang diunggah oleh politisi Demokrat Jansen Sitindaon lewat akun Twitter pribadinya @jansen_jsp. Dalam video berdurasi 02.20 menit itu diumumkan bahwa AHY telah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.
"Setelah kami melakukan verifikasi administrasi calon ketua umum, dan dikatakan memenuhi persyaraatan, maka berdasarkan Pasal 25 ayat 6 dan ayat 7 peraturan tata tertib kongres telah ditetapkan secara aklamasi Bapak Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Ketua Umum Demokrat 2020 - 2025," kata Mangindaan dalam video yang diunggah akun Twitter Jansen, seperti dikutip Suara.com, Minggu (15/3/2020).
Peserta kongres pun tampak antusias menyambut terpilihnya AHY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.
"Apakah Anda setuju?" tanya pimpinan sidang Kongres V Partai Demokrat.
"Yaaa," jawab perserta kongres seraya disambut tepuk tangan.
Sebelumnya putra SBY, yakni Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY disebut-sebut telah mengantongi 90 persen suara dari Ketua DPD dan DPC Partai Demokrat. AHY pun diprediksi secara aklamasi akan terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat periode 2020-2025 menggantikan sang ayah.
Ketua DPP Partai Demokrat Irwan menyamapaikan hingga kekinian baru AHY yang telah mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum partai berlogo bintang mercy tersebut. Irwan menyebut AHY pun telah mengantongi suara sekira 90 persen dari pemilik hak suara partai yakni Ketua DPD dan DPC.
"Sementara baru AHY yang mendaftar dengan dukungan di atas 90%. Syarat minimum mendaftar 35% dukungan pemegang hak suara," kata Irwan, di sela-sela Kongres V Partai Demokrat, di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Minggu (15/3/2020).
Baca Juga: Berpidato di Kongres V Demokrat, SBY Teringat Mendiang Ibu Ani
Irwan lantas mengatakan, mayoritas Ketua DPD dan DPC Partai Demokrat menginginkan secara aklamasi mengesahkan AHY sebagai Ketua Umum. Meski begitu, kata Irwan, keputusan akhirnya akan terlihat di sidang paripurna nanti.
"Sebanyak 75 persen dukungan pemilihan diarahkan aklamasi. Tapi nanti kita lihat hasil prosesnya pada sidang paripurna," katanya.
AHY sendiri diketahui telah resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum Partai Demokrat periode 2020-2025. AHY mendaftarkan diri ke panitia Kongres V Partai Demokrat di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Minggu (15/3/2020) pagi tadi.
AHY yang mengenakan kemeja biru khas Partai Demokrat mendaftar diri ke meja panitia sekira pukul 08.40 WIB. AHY tampak didampingi langsung oleh sang istri Anissa Pohan yang juga terlihat mengenakan kemeja biru khas partai berlogo mercy.
"Dengan ini saya menyampaikan pendaftaran saya sebagai calon Ketum Demokrat 2020. Semoga dapat diterima dan dapat verifikasi dengan baik oleh panitia," ucap AHY sesaat setelah mendaftarkan diri di Kongres V Demokrat, Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (15/3/2020).
Berita Terkait
-
Berpidato di Kongres V Demokrat, SBY Teringat Mendiang Ibu Ani
-
Bukan Lagi Ketua Umum, SBY Isyaratkan akan Tetap di Partai Demokrat
-
Kongres Demokrat di Tengah Wabah Corona, Ini Pesan SBY
-
Kantongi 90 Persen Suara, AHY Diprediksi Aklamasi Jadi Ketum Demokrat
-
SBY Kritik Penanganan Covid-19 Secara Global Belum Maksimal
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan