Suara.com - Pasien positif virus corona di Indonesia kembali bertambah menjadi 227 orang. Angka tersebut bertambah menjadi 55 kasus dari hari sebelumnya.
Meski demikian, ada sejumlah pasien positif corona yang dinyatakan sudah sembuh alias negatif virus asal China. Total ada 11 pasien yang kekinian sudah bisa dipulangkan
"Kemudian jumlah kasus yang sudah menjadi negatif sudah sembuh dan bisa dipulangkan secara akumulatif, kami laporkan adalah 11 kasus bisa dipulangkan," kata Juru Bicara Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto dalam keterangan pers di Youtube BNPB, Rabu (18/3/2020).
Yurianto menuturkan para pasien yang bisa dipulangkan berasal dari sejumlah daerah. Mereka yang dipulangkan adalah satu pasien di Banten, 9 pasien di DKI Jakarta, dan satu pasien di Jawa Barat.
"Rinciannya, satu kasus dari Banten bisa pulang, kemudian di Jakarta 9 kasus, kemudian dari Jawa Barat satu kasus. Sehingga total yang sudah sembuh dan bisa dipulangkan adalah 11 kasus," sambungnya.
Sebelumnya, sebanyak 227 orang di Indonesia dinyatakan positif mengidap virus corona. Artinya, ada tambahan sebanyak 55 kasus.
Kasus tersebut ditemukan di sejumlah wilayah di Indonesia. Misalnya di wilayah Banten ditemukan 4 kasus positif, di DKI Jakarta 30 kasus positif, Jawa Barat 12 kasus positif, Jogjakarta satu kasus positif, Jawa Tengah 2 kasus positif, Sumatera Utara 1 kasus positif, Lampung 1 kasus positif, Riau 1 kasus positif dan Kalimantan Timur 1 kasus positif.
Dua kasus positif lainnya berasal dari pengecekan yang dilakukan pemerintah pusat.
Baca Juga: Bertaruh Nyawa Rawat Pasien Corona, Tenaga Medis: Bantu Kami dengan Doa
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI
-
Penghargaan Pemda Strategi Tingkatkan Kinerja dan Kepercayaan Publik
-
Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan
-
KPAI Ungkap Dugaan Pelanggaran Berlapis di Kasus Daycare Litte Aresha Yogyakarta!
-
Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional
-
Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP
-
Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih
-
Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah
-
APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG
-
Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade