Suara.com - Pemerintah Indonesia sempat membuat vaksin penangkal virus flu burung yang menyerang pada 2005 silam. Dengan adanya virus Corona atau Covid-19, pemerintah kini tengah mengupayakan untuk kembali membuat vaksin secara mandiri.
Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengaku pembuatan vaksin Covid-19 itu sudah mulai dibicarakan. Hal ini dikarenakan 227 orang di Indonesia dinyatakan positif mengidap virus corona.
"Karena memang ini kan sebuah ancaman, kita setiap ada ancaman kita terus berusaha kalau bisa memproduksi vaksin sendiri," kata Ma'ruf dalam rekaman suara yang disampaikan kepada wartawan, Rabu (18/3/2020).
Ma'ruf menjelaskan pemerintah tengah mengembangkan riset sambil terus berkoordinasi dengan Badan Riset Nasional serta bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, termasuk Kementerian BUMN yang menaungi perusahaan farmasi.
Menurut Ma'ruf pembuatan vaksin itu bukan hal yang bisa ditunggu mengingat tahap riset yang ditempuh pun tidak bisa dengan waktu yang singkat. Namun alangkah baiknya kata ia, pemerintah sudah melakukan penanganan wabah Covid-19 sesuai dengan protokol yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
"Memang untuk membuat vaksin itu perlu waktu, oleh karena itu kita secara bersama-sama tidak menunggu vaksin tapi melakukan cara-cara yang sudah sesuai dengan protokol WHO yaitu dalam menangani wabah ini," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi