Suara.com - Camat Taman Sari, Risan Mustar mengaku pihaknya memberlakukan karantina selama 14 hari kepada ratusan jemaah Masjid Jammi Kebon Jeruk, Kelurahan Maphar, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, setelah dinyatakan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus Corona (COVID-19).
Ratusan jamaah tersebut dilakukan karantina lantaran ada tiga jemaah positif COVID -19 setelah dilakukan pemeriksaan oleh Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat pada 26 Maret 2020.
Risan mengatakan masih belum dapat merinci jumlah keseluruhan jamaah masjid. Namun, kata Risan ada sekitar 73 Warga Negara Asing (WNA) dan 100 Warga Negara Indonesia (WNI).
"Jadi 73 (WNA) ditambah WNI kurang lebih 100 orang. Sekarang sudah saya isolasi di dalam masjid selama 14 hari," kata Risan dihubungi, Sabtu (28/3/2020).
Risan menyebut telah menyiapkan kebutuhan untuk seluruh jamaah termasuk makanan selama dilakukan karantina. Sekaligus, kata Risan, aparat kepolisian maupun TNI juga sudah turut membantu menjaga para jamaah di sekitar Masjid.
"Iya, disiapkan makanan siap saji. Jadi dari pada dia (jemaah) mondar mandir, keluar makanya minta bantuan kan sekarang udah di jaga ketat oleh TNI dan Polri," ungkap Risan.
Adapun tiga jamaah yang dinyatakan positif telah dibawa ke Rumah Sakit Darurat di Wisma Atlet, Kemayoran untuk dilakukan perawata medis. Ketiganya pasien positif itu berasal dari Sumatera Utara dan Aceh.
Berita Terkait
-
Detik-detik Tasikmalaya Terapkan Lockdown, Warga Cuma Bisa Pasrah
-
Angie Virgin Khawatir Suami Tetap Kerja di Tengah Pandemi Corona
-
Gegara Pasien Corona, Ratusan Jemaah di Taman Sari Diisolasi di Masjid
-
Warga Depok Meninggal Corona, Langsung Dikubur Tak Dibawa ke Rumah Duka
-
Hits: Mitos Bombay Bisa Usir Corona, Rahasia Ayam Goreng Crispy Via Vallen
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
DPRD DKI Pastikan Tiang Monorel Rasuna Said Kembali ke Adhi Karya usai Dibongkar Pemprov
-
Laras Faizati Divonis Bersalah Tapi Bebas, Bivitri: Ini Bukan Putusan Demokratis
-
Prabowo Diprediksi Reshuffle Usai Evaluasi saat Retret, Siapa saja Menteri Layak Diganti?
-
Soal Vonis Laras Faizati, Ketua Komisi III DPR Sebut Bukti Manfaat Nyata KUHP dan KUHAP Baru
-
Prabowo Naikkan Anggaran Riset 50 Persen Jadi Rp12 Triliun, Fokus pada Swasembada Pangan dan Energi
-
Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said Tak Langgar Prosedur, Pemprov: Itu Berdiri di Atas Tanah Kita
-
KPA: Konflik Agraria Naik 15 Persen di Tahun Pertama Prabowo, Kekerasan Aparat Melonjak
-
OPM Tembaki Pesawat Hercules, Wapres Gibran Batal ke Yahukimo dan Balik ke Jakarta
-
Buntut Kasus Aurelie Moeremans, Komisi XIII DPR Akan Gelar Rapat Gabungan Bahas 'Child Grooming'