Suara.com - Beredar informasi yang mengklaim bahwa obat Amoxicilin dapat mencegah virus corona baru atau Covid-19 dengan meletakkannya dalam tandon air.
Informasi ini viral di media sosial. Warganet juga mengunggahnya ke story atau status Whatsapp.
Dalam pesan tersebut terihat foto dua boks obat Amoxicilin dengan ditambahi narasi sebagai berikut.
"Pesan dari habib Ja'far bin Muhammad bin Hamid, taruh 2 biji obat amoxicilin kedalam tandon air di rumah, jangan dilogika karena ini yang juga disampaikan kepada pak Luhut Binsar Panjaitan dan sudah dilaksanakan di rumah kepresidenan dan dinas-dinas lain,"
Benarkah meletakkan obat Amoxicilin di tandon air dapat mencegah virus corona?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran Suara.com, Minggu (29/3/2020), informasi yang mengklaim bahwa obat Amoxicilin dapat mencegah Covid-19 dengan meletakkannya dalam tandon air adalah keliru.
Sebagaimana dijelaskan dr. Irfan Helmi, bahwa informasi tersebut tidak benar atau hoaks. Hal ini disampaikannya dalam cuitan di Twitter.
"Ini hoax ya teman-teman. Covid ini virus bukan bakteri. Amoxcillin ini obat antibakteri," tulis @helmihelmi, akun Twitter milik dr. Irfan Helmi.
Baca Juga: Gokil, Pakai Helm 'Corona', Polisi India Imbau Warga di Rumah Aja
"Pemakai seperti ini bisa meningkatkan risiko resistensi bakteri terhadap antibiotik tersebut, sehingga kalau sakit tidak mempan lagi diobati ini. Dan juga membunuh flora normal," imbuhnya.
Penjelasan serupa juga disampaikan oleh Guru Besar Bidang Farmakologi dan Farmasi Klinik Universitas Padjadjaran, Keri Lestari.
Penjelasan Keri dimuat dalam artikel berjudul "Hoaxbuster: Heboh Obat Amoxicillin Ditampung di Tandon Air untuk Cegah Corona" yang dimuat oleh Kumparan. Berikut ini kutipannya.
Guru Besar Bidang Farmakologi dan Farmasi Klinik Universitas Padjadjaran, Keri Lestari, mengatakan, tidak ada keterangan yang jelas soal fungsi tandon air yang dicampur amoxicillin dalam pesan tersebut. Menurutnya, jika memang untuk membunuh virus, harus jelas mekanismenya.
"Yang kedua, amoxcillin ini bukan untuk virus. Nah, sementara amoxicillin itu [obat] antibiotik yang sudah resisten (kebal) terhadap bakteri juga," ungkapnya kepada kumparan, Minggu (29/3).
Selain itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan tidak pernah mengeluarkan pernyataan sebagaimana klaim tersebut di media.
Berita Terkait
-
Minggu Sore, Total Pasien Positif Covid-19 1.285, Meninggal 114, Sembuh 64
-
TV Prancis Mendadak Viral Gara-gara 'Tak Tahu' Wajah Lionel Messi
-
#BekasiLawanCovid-19 Bagikan Ribuan Masker Gratis ke Warga
-
Isolasi Mandiri Baik untuk Kesehatan Kulit, Ini 4 Cara Merawatnya!
-
6 Daerah di Indonesia Terapkan Karantina Wilayah Cegah Penyebaran Covid-19
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis