Suara.com - Sejumlah unsur masyarakat hingga perusahaan memberikan bantuan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk melawan virus corona atau Covid-19. Bantuannya beragam, seperti pakaian hingga susu kaleng.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan bantuan yang diterima ditujukan kepada para tim medis. Di antaranya pakaian dalam tim medis wanita serta pria, sarung tangan dan natura berupa susu kaleng.
"Berupa 350 pcs pakaian dalam tim medis perempuan, dan 160 pcs pakaian dalam tim medis laki-laki dari Uniqlo; dan 4.000 pasang Sarung Tangan dari TFI Foods; dan natura berupa 2.100 kaleng Susu Kemasan dari PT. Nestle Indonesia," ujar Dwi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (1/3/2020).
Bantuan lain yang diterima juga pada Selasa (31/4/2020) ini juga didapatkan dari masyarakat umum. Barang yang dikirimkan berupa larutan disinfektan, alkohol swap, hand sanitizer, dan sarung tangan.
"Dukungan dari masyarakat berupa 120 liter larutan disinfektan, 200 unit alkohol swab, 10 liter hand sanitizer, dan 500 pasang sarung tangan," jelasnya.
Karena banyaknya dukungan dari berbagai pihak, ia menghanturkan rasa terima kasih. Dwi juga berharap bantuan ini berguna bagi tim medis yang tengah berjuang.
"Pemprov DKI Jakarta mengapresiasi dan berterima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan bantuan dalam penanganan COVID-19," kata Dwi.
Kendati demikian, Dwi mengatakan pihaknya akan terus menerima bantuan secara terbuka. Namun ada beberapa barang yang masih dibutuhkan, di antaranya seperti Alat Pelindung Diri (APD), sarung tangan, dan natura.
"Bantuan yang masih dibutuhkan, antara lain Alat Pelindung Diri, masker, sarung tangan, disinfektan dan natura," pungkasnya.
Baca Juga: Menyentuh Hati! Bantu Klub Lawan Corona, Pemain Cagliari Rela Tidak Digaji
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030
-
Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan
-
Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini
-
Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan
-
Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS
-
Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan
-
Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL