Suara.com - Seorang siswi sekolah kejuruan di Batang Kuis, Deli Serdang menjadi korban pencabulan yang dilakukan kakak seniornya. Parahnya, siswi tersebut dicabuli sebanyak 8 siswa di dalam kelas.
Dilansir dari Kabarmedan.com--jaringan Suara.com, kasus ini terkuak saat sang kakak melihat foto
foto hasil bidik layar dari video porno yang tersimpan di dalam ponsel milik korban. Setelah diamati ternyata yang ada di dalam foto itu adalah adiknya.
Tak terima dengan aksi cabul para siswa tersebut, akhinya korban bersama keluarga pun melaporkan hal itu ke Polresta Deliserdang. Laporannya tertuang dalam LP/155/lII/2020/SU RES DS tanggal 31 Maret 2020.
Terkait laporan itu, polisi telah meringkus 8 siswa yang diduga melakukan pencabulan terhadap adik kelasnya.
Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol M Firdaus menyampaikan penangkapan terhadap para pelaku dilakukan pada Selasa (31/3/2020).
“Benar, 8 orang diduga pelaku sudah diamankan," kata dia.
Ia menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap 8 orang yang diamankan tersebut.
“8 orang yang diamankan masih dalam pemeriksaan,” jelasnya.
Baca Juga: Di Medan, Ada Perawat Terinfeksi Virus Corona dari Pasien yang Meninggal
Berita Terkait
-
Kronologi Perawat di Medan Positif Corona Gara-gara Rawat Pegawai BNN
-
Pegawai BNN Tularkan Virus Corona ke Perawat Perempuan di Medan
-
Tenaga Medis di Medan Positif Covid-19, Diduga Tertular dari PDP Meninggal
-
Biar Tak Ditolak Warga, Pemkot Medan Siapkan Pemakaman Khusus Korban Corona
-
Mulai Hari Ini Mal di Medan Tutup karena Wabah Virus Corona
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto
-
Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
-
Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina