Suara.com - Pemprov DKI Jakarta kembali menerima bantuan dari berbagai elemen masyarakat untuk melawan virus corona atau covid-19. Kali ini bantuan yang diterima mulai dari alat rapid test, Alat Pelindung Diri (APD), dan masker.
Bantuan ini diberikan oleh beberapa perusahaan yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia bersama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan PT. Unilever Indonesia. Tujuannya sama, yakni untuk membantu penanganan corona di Ibu Kota.
Jumlah rincinya yang diterima Pemprov adalah 105.000 masker, 300 APD, dan 100.000 rapid test kit. Penyerahan bantuan secara simbolis diwakili oleh Rosan P. Roeslani sebagai Ketua Umum KADIN Indonesia kepada Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, di Pendopo Balai Kota.
Anies mengatakan dunia usaha tak begitu saja lepas tangan ketika penularan corona menyebar luas. Terlebih lagi, bantuan yang diberikan merupakan kebutuhan yang sangat diperlukan untuk tim medis dan penanganan corona.
"Ada dukungan yang bentuknya konkret. Dibutuhkan APD untuk tenaga medis, dan itu krusial, begitu juga masker," ujar Anies di Balai Kota, Jumat (3/5/2020).
Selain itu, Anies menyatakan berbagai bantuan itu akan segera didistribusikan untuk segera dipergunakan. Ia juga menyebut daerah penyangga DKI juga nantinya akan bisa menggunakan bantuan yang diterima dari pengusaha.
"Bukan hanya dimanfaatkan untuk DKI Jakarta, tapi juga tetangga-tetangga kita merasakan manfaat itu," jelasnya.
Ia juga menyampaikan, pandemi COVID-19 adalah tantangan kemanusiaan yang dihadapi dunia dan membutuhkan solidaritas bersama untuk saling membantu dengan sumber daya yang dimiliki masing-masing pihak. Anies meminta segala pihak untuk gotong-royong menghadapi situasi ini.
"Kita berharap dari dukungan ini, kita bisa kampanyekan sama-sama semangat untuk kerja sama, semangat untuk saling mendukung," pungkasnya.
Baca Juga: Bupati Batang: Jenazah Covid-19 Jangan Ditolak, Kematian Tak Ada yang Tahu
Berita Terkait
-
Hadapi Corona, Riset Katadata: DKI Jakarta, Banten, dan Jabar Paling Rentan
-
Bukannya di Rumah Saat Corona, 19 Pemuda di Jakarta Terciduk Main Warnet
-
Satu PDP Corona di Simalungun Meninggal, Punya Riwayat dari Jakarta
-
Anies Perkirakan Pasien Positif Corona di Jakarta Bisa sampai 8 Ribu Orang
-
Anies Prediksi Pasien Positif Corona di Jakarta Lebih Banyak dari Kenyataan
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Megawati Tantang Militansi Kader: Buktikan Kalian Orang PDIP, Bantu Saudara Kita di Sumatra
-
PDIP Kenalkan Maskot Banteng Barata, Prananda Prabowo: Melambangkan Kekuatan Rakyat
-
Undang Rocky Gerung, PDIP Bahas Isu yang Jadi Sorotan Masyarakat di Rakernas
-
Kejar Target Sebelum Ramadan, Mendagri Minta Bantuan 15 Ribu TNI-Polri Bersihkan Lumpur Sumatra
-
OTT Pegawai Pajak, DJP Siap Beri Sanksi jika Terbukti Korupsi
-
Rocky Gerung Terpantau Turut Hadiri Rakernas PDIP di Ancol
-
Ganjar Soroti Pelaksanaan Demokrasi dan Isu Pilkada di Rakernas PDIP 2026
-
Tolak Wacana Pilkada via DPRD, Ganjar: Sikap PDI Perjuangan Sangat Jelas!
-
Dosen Utama STIK: UU ITE Tak Melemah, Penyebar Hoaks Tetap Bisa Dipidana!
-
AMLI Soroti Dampak Ranperda KTR: Usaha Reklame Tertekan, Tenaga Kerja Terancam