Suara.com - Sebanyak enam tersangka pelaku perampokan sadis dengan senjata tajam yang biasa beraksi di kawasan Depok, Jawa Barat berhasil dibekuk polisi. Salah satu aksi sadis yang dilakukan kelompok tersebut terjadi baru-baru ini hingga menewaskan pemilik warung klontong berinisial F (33) di Cimanggis, Depok, Jawa Barat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes menyebutkan keenam tersangka tersebut yakni Arul, Ala, Wanda, Yansen, Gilang dan Joker.
Saat dilakukan upaya penangkapan, para tersangka sempat melawan petugas. Hingga akhirnya, empat tersangka terpaksa harus diberi tindakan tegas dan terukur.
"Total enam pelaku ditangkap dan karena melawan maka dilakukan tindakan tegas terukur terhadap empat pelaku ditembak di bagian kaki dan dua pelaku tewas," kata Yusri kepada wartawan, Jumat (3/4/2020).
Yusri mengemukakan bahwa kelompok perampok tersebut memang dikenal sadis.
Selain melakukan aksi perampokan sadis terhadap pemilik warung klontong berinisial F, komplotan bandit ini juga diketahui sempat melakukan aksi serupa terhadap tukang jamu pada 31 Maret 2020 dan tukang tahu sumedang pada 1 April 2020.
"Selain beraksi di tiga TKP itu, para pelaku mengakui telah melakukan aksi perampokan serupa di 10 TKP yang lain," kata Yusri.
Sebelumnya, Polsek Cimanggis Polres Metro Depok memburu perampok sadis yang tega membacok pemilik warung berinisial F (33) di Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Pemilik warung klontong itu dibacok sampai tewas mengenaskan.
Aksi perampokan itu terjadi pada Rabu (1/4/2020) pagi sekitar pukul 04.00 WIB. Korban diketahui sebagai pemilik warung yang buka 24 jam di Jl. Putri tunggal, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Depok.
Baca Juga: 144 Jemaah Diisolasi Satu Minggu di Masjid, Camat: Sehat, Gak Sakit-sakitan
Berita Terkait
-
Protes! Dewas KPK: Tak Adil Koruptor Dibebaskan dengan Dalih Wabah Corona
-
Update Virus Corona RI: 134 Pasien Sembuh, 181 Orang Meninggal
-
Jemaah Sempat Dicegat Polisi, Masjid Luar Batang Tetap Gelar Salat Jumat
-
Pemudik Tiba, Gubernur Jabar: Kami Mendapatkan 70 Ribu ODP Covid-19 Baru
-
Hampir 1.000 Orang Positif Corona di Jakarta, 96 Pasien Sudah Meninggal
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi
-
Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat
-
833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar
-
Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan
-
PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan
-
Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia
-
Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara
-
Lagu Om Zein Dinilai Lecehkan Perempuan, Dianggap Humor Pun Tidak Lucu!
-
ICW: Prabowo Menormalisasi Rangkap Jabatan lewat Pengangkatan Nanik S. Deyang Cs
-
2.000 Taruna Diterjunkan ke Sekolah Rakyat, Pemerintah Bantah Ada Militerisasi