Suara.com - Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, Senin dini hari (6/4/2020).
Laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang dipantau di Jakarta, dilansir laman Antara, menyebutkan gempa Jailolo terjadi pada Senin dini hari pukul 01.37 WIB.
Gempa berlokasi di 1,52 lintang utara (LU) - 126,46 bujur timur (BT) dengan kedalaman 10 kilometer.
Pusat gempa berada di laut 122 kilometer barat laut Jailolo.
Getaran gempa dirasakan sampai Bitung, Sulawesi Utara dalam skala III-IV Modified Mercalli Intensity (MMI), Siau dalam skala III-IV MMI, Manado dalam skala III-IV MMI, dan Ternate dalam skala II MMI.
Menurut BMKG skala Mercalli merupakan salah satu satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi, terutama jika tidak terdapat peralatan seismometer di tempat kejadian.
Dalam skala II, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Sedangkan skala III, getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
Skala IV, gempa dirasakan banyak orang di dalam rumah, di luar rumah serta ditandai antara lain jendela atau pintu berderik dan dan dinding berbunyi.
Pada skala V, getaran dirasakan hampir semua orang ditandai dengan barang terpelanting, tiang dan barang besar bergoyang.
Baca Juga: Cegah Corona, Peniadaan Ganjil Genap Diperpanjang hingga 19 April
Sebelumnya, Stasiun Geofisika Winangun, Kota Manado, Sulawesi Utara juga melaporkan kejadian gempa bumi tersebut.
"Gempa tersebut terasa di Kota Bitung, Manado, Siau dan tempat-tempat lainnya kira-kira pada skala II-IV MMI dan tidak berpotensi tsunami," kata Staf Operasional Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Winangun, Kota Manado, Sulawesi Utara Zulkifli.
Berita Terkait
-
Jailolo Diguncang Tiga Kali Gempa dalam Hampir 30 Menit
-
Pascagempa Magnitudo 7,1 SR, Malut Diterpa 28 Gempa Susulan
-
Update Gempa Halmahera: 6 Orang Tewas, 3.104 Mengungsi, 971 Rumah Rusak
-
Pengungsi Gempa Halmahera Kekurangan Makanan, Kawasan Terpencil
-
Diguncang Gempa 7,2 SR, Warga Halmahera Takut Kembali ke Rumah
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Situasi Memanas: Otoritas UEA Tutup Ruang Udara, Ini Imbauan Khusus Bagi WNI di Abu Dhabi!
-
Teheran Tak Lagi Aman, Warga Iran Panik Usai Serangan ASIsrael: Kami Akan Mati di Sini
-
Sekjen PBB Desak AS-Israel Hentikan Serangan ke Iran, Risiko Perang Regional Sangat Nyata
-
Angkat Tema Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat, PLN Journalist Awards 2025 Apresiasi 18 Karya
-
Drone Iran Hantam Menara Burj Al Arab di Dubai
-
Daftar Penerbangan Bandara Soetta yang Dibatalkan Akibat Perang Iran 1 Maret 2026
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Jenderal Iran Dikabarkan Tewas, AS Mulai Operasi Militer Bareng Israel
-
Kemlu Iran: AS dan Israel Mengkhianati Kesepakatan, DK PBB Harus Bergerak
-
Ramadan Ramah Anak di Masjid Sunda Kelapa: Cara Seru Tanamkan Cinta Masjid Sejak Dini