Suara.com - Iran tidak akan pernah meminta bantuan Amerika Serikat dalam perang melawan pandemi virus corona baru, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Abbas Mousavi, pada Senin (6/4/2020).
Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei telah menolak tawaran bantuan kemanusiaan dari Washington untuk Iran, negara Timur Tengah yang sejauh ini terkena dampak paling parah oleh virus corona, dengan laporan 3.739 kematian dan 60.500 orang terinfeksi menurut data terakhir pada Senin.
"Iran tidak pernah meminta dan tidak akan meminta Amerika Serikat untuk membantu Teheran dalam perangnya melawan wabah ... Tetapi Amerika Serikat harus mencabut semua sanksi unilateral ilegal terhadap Iran," kata Mousavi dalam konferensi pers yang disiarkan televisi.
Ketegangan antara kedua negara itu telah meningkat sejak 2018, ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump keluar dari perjanjian 2015 yang mencabut sanksi terhadap Iran dengan imbalan pembatasan terhadap program nuklirnya. Washington kemudian menerapkan kembali sanksi yang telah melumpuhkan ekonomi Iran.
Pemerintah Iran mengatakan sanksi Amerika Serikat telah menghambat upaya mereka untuk menghentikan wabah, mendesak negara-negara lain dan PBB untuk menyeru Amerika Serikat agar mencabutnya.
"Mereka (AS) berusaha memaksa Teheran untuk menerima negosiasi dengan Amerika," kata Mousavi.
Trump mengatakan kesepakatan nuklir itu tidak cukup kuat dan ingin menerapkan "tekanan maksimum" pada Iran untuk menerima pembatasan yang lebih keras terhadap program nuklirnya, menghentikan pekerjaan rudal balistiknya dan mengakhiri dukungannya untuk pasukan proksi di Timur Tengah.
Iran mengatakan tidak akan bernegosiasi kecuali Washington mencabut sanksi.
Prancis, Jerman, dan Inggris mengekspor barang-barang medis ke Iran dalam transaksi pertama yang dilakukan di bawah sistem Instex, sebuah mekanisme perdagangan yang dibentuk untuk menukar barang-barang kemanusiaan dan makanan setelah Amerika Serikat menarik diri dari kesepakatan nuklir, kata Jerman pekan lalu.
Baca Juga: Kekhawatiran Akibat Wabah Corona Picu Kerusuhan Penjara di Iran
Langkah-langkah awal untuk menerapkan sistem Instex ini positif tetapi tidak mencukupi, Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron, menurut Press TV.
Secara terpisah, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei menyetujui penarikan satu miliar euro dari dana kekayaan berdaulat Iran untuk memerangi epidemi virus corona, menurut laman resmi Rouhani.
Sumber: Antara/Reuters
Tag
Berita Terkait
-
Ayah Meninggal, Ibu Diisolasi, Kisah 3 Anak di Sawah Besar Terkurung Corona
-
Pengamat: Situasi Sulit karena Corona Bisa Memicu Kejahatan dan Terorisme
-
Jokowi: Padat Karya Tunai saat Wabah Corona untuk Pengangguran
-
Ingat! PNS dan Keluarga Dilarang Mudik Selama Pandemi Corona
-
Wajib Dicatat Warga! Begini Tahapan Tes COVID-19 di Puskesmas
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Setop Jadi Konten Kreator Saat Tugas, Mabes Polri Larang Anggota Live Streaming di Medsos!
-
Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!
-
UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!
-
Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung
-
Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah