Suara.com - Beberapa hari belakangan kualitas udara di sejumlah wilayah Ibu Kota tampak membaik. Perubahan kualitas udara Jakarta ini salah satu dampak dari pandemi virus Corona (Covid-19).
Mengingat sejumlah aktivitas perkantoran dihentikan dan diganti dengan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH). Akibatnya, sejumlah ruas jalan di Ibu Kota lengang, sehingga berpengaruh pada kualitas udara di Jakarta.
Pengamatan Suara.com, awan bergelantungan di langit Jakarta Pusat sejak pukul 08.00 Wib hingga sore ini. Pemandangan ini berbeda dibandingkan sebelum pandemi virus corona.
Dilihat dari situs penyedia data polusi udara AirVisual pada Selasa (7/4/2020) pukul 15.00 WIB kualitas udara di beberapa wilayah Jakarta terpantau baik.
Dengan indeks kualitas udara (AQI) US tercatat 57 dan konsentrasi parameter PM2.5 sebesar 15.2 µg/m³.
Sementara itu, DKI Jakarta mulai hari ini statusnya sudah ditetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Hal ini menyusul keputusan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang telah menyetujui usulan Gubernur Anies Baswedan agar DKI Jakarta memberlakukan PSBB.
Surat persetujuan tersebut telah diteken Terawan, Senin (6/4/2020) kemarin.
"Malam ini surat [persetujuan] akan ditandatangani Menkes," kata Sekjen Kemenkes Oscar Primadi.
Baca Juga: Murka Digampar Lagi Lahap Makan, Duda Bunuh Selingkuhan Pakai Sarung Salat
Apabila daerah ditetapkan PSBB, maka pemerintah wajib meliburan sekolah dan tempat kerja, pembatasan kegiatan keagamaan, kegiatan di suatu tempat atau fasilitas umum, kegiatan sosial dan budaya, moda transportasi, serta kegiatan khusus terkait pertahanan dan keamanan.
Berita Terkait
-
Jubir COVID Yurianto: PSBB Bisa Jadi Jaminan Memutus Mata Rantai Corona
-
Rekor! Pasien Positif Corona Tembus 247 Orang Perhari
-
PSBB Cegah Corona Diberlakukan, Ojol Dilarang Membawa Penumpang
-
Update Corona RI 7 April, Positif COVID-19 Hampir Tembus 3.000 Orang!
-
Disetujui Jokowi, Pemerintah Bakal Beri BLT Rp 600 Ribu Per Keluarga
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis