Suara.com - Cuitan lama Fadjroel Rachman, yang kekinian menjadi Juru Bicara Presiden Jokowi, kembali diungkit warganet.
Tulisan mengenai 'Pidato Sampah' tersebut dihubungkan dengan pasal penghinaan pejabat yang kini tengah menjadi polemik.
Di tengah pembahasan mengenai aturan hukum tentang penghinaan pemimpin dan pejabat negara, warganet menemukan cuitan lama juru bicara presiden Fadjroel Rachman yang bernada keras tentang penguasa.
"Pidato sampah pun dari mulut penguasa tetap menjadi kebenaran bagi para pemujanya ~ #saveRI" tulis Fadjroel.
Cuitan itu diunggah Fadjroel melalui Twitter pada 15 Juni 2012.
Kekinian, cuitan Fadjroel itu diungkit lagi oleh warganet mengingat baru-baru ini Kapolri Idham Aziz mengeluarkan Surat Telegram bernomor ST/1100/IV/HUK.7.1./2020 yang salah satu poinnya berisi tentang perintah menindak tegas bagi siapa saja yang menghina presiden atau pejabat pemerintah di tengah corona.
Bagi pelaku penghinaan terhadap presiden dan pejabat pemerintah itu dapat dikenakan Pasal 207 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 1 tahun 6 bulan.
Sementara itu, cuitan lama Fadjroel tersebut langsung menuai respons warganet.
Akun @rachmadi****** yang menyertakan tangkapan layar dari status Fadjroel tahun 2012 tersebut mempertanyakan, "Doeloe aman-aman aja kan? atau sempat kah beliau dikerangkeng?".
Baca Juga: PSBB Jakarta Berlaku Mulai Jumat, Kapolda Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan
Politisi Partai Demokrat Jansen Sitindaon juga turut berkomentar soal pernyataan lama Fadjroel tersebut.
"Benar nih bang @fadjroeL? keras benar sampai pakai sampah-sampah segala. Nanti kalau aku akai kata-kata gini ke pak @jokowi jangan marah ya. Karena pada masanya abang kan aman. Padahal kalau dipikir-pikir, abang sekarang baru ngasih pernyataan ke media saja sudah sering salah dan revisi. Apalagi kalau pidato," sindir Jansen melalui Twitter pada Selasa (7/4/2020).
Berita Terkait
-
Viral, Warganet Bantu Badut Mall yang Murung karena Sepi Pengunjung
-
Pengemis Cantik Viral di Media Sosial, Sekarang Jadi Influencer
-
Dapat Bantuan Makanan, Unggahan Warganet Ini Bikin Iri
-
Salah Ketik, Tulisan Lockdown Khas Indonesia Ini Bikin Ngakak
-
Tagar Supermoon Trending di Twitter, Warganet Abadikan Fenomena Itu
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin