Suara.com - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan duka mendalam atas kepergian musisi papan atas Glenn Fredly Deviano Latuihamallo. Ia menyebut mendiang Glenn sebagai tokoh muda yang menginspirasi.
Jokowi menyampaikan belasungkawa itu melalui akun Instagram-nya @jokowi. Ia merasa sangat kehilangan dengan kepergian Glenn yang mendadak pada hari Rabu (8/4/2020).
"Mendiang adalah tokoh muda yang menginspirasi anak-anak muda Tanah Air, terutama para pemusik, karena dedikasinya pada seni yang begitu luas dan dalam sebagai pencipta lagu, penyanyi, juga aktivis," kata Jokowi via Instagram.
Di mata presiden, kepergian Glenn Fredly adalah kehilangan besar bagi seluruh insan musik tanah air.
"Kepergian Glenn Fredly adalah kehilangan besar bagi dunia musik bangsa ini. Saya dan keluarga menyampaikan duka cita yang dalam kepada keluarga besar mendiang Glenn Fredly, juga kepada seluruh insan musik Indonesia," tulisnya.
Ia pun berkata meski Glenn Fredly telah berpulang, namun karyanya akan selalu abadi.
"Glenn Fredly telah berpulang, tapi karyanya akan tetap abadi dan kita nikmati," ujarnya.
Pejabat negara yang lain juga turut menyampaikan duka mendalam
Baca Juga: 33 Orang Jadi Tersangka Penimbunan hingga Pemain Harga APD Virus Corona
Glenn Fredly meninggal pada Rabu (8/4/2020) karena penyakit meningitis. Keluarga mendiang pun mengimbau agar para sahabat dan keluarga tak datang melayat karena kondisi wabah COVID-19 yang tidak memungkinkan.
Selain Presiden Jokowi, sederet pejabat negara tanah air juga turut menyampaikan duka mendalam atas kepergian sang musisi. Dua di antaranya adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
"Saya kehilangan seorang teman yang memiliki kepedulian yang sangat besar terhadap berkembangnya industri musik dan kesejahteraan para musisi serta seniman Indonesia," tulis SM via akun Instagram-nya @smindrawati.
Sementara itu, Ridwan Kamil menulis, "Karya musiknya, pesan-pesan kemanusiaannya juga semangat persatuannya akan selalu menjadi inspirasi bagi kita, yang saat ini masih diberi Tuhan kesempatan untuk memperbaiki diri dan kesempatan untuk lebih memuliakan sesama. You are gone too soon. Selamat Jalan dalam damai Glenn Fredly. Doa terbaik dari kami semua."
Berita Terkait
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Guntur Romli PDIP Sebut Jokowi Bukan Lagi Teladan, Hanya Mementingkan Syahwat Kuasa dan Dinasti
-
Jokowi Mati-matian Bela PSI, Dinilai Bukan Sekadar Dukungan
-
Jokowi 'Mati-matian' Bela PSI: Bukan Sekadar Dukungan, Tapi Skema Dinasti Politik 2029
-
Belum Jadi Kader Resmi, Jokowi Disebut Sudah Ajak Relawannya untuk Masuk PSI
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Ada MBG Berbasis Komunitas di Purwakarta, Perempuan Diminta Jadi Pengelola Gizi Keluarga
-
Rocky Gerung Sindir Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Kritis: Tanda Pemerintah Sedang Cemas?
-
Pompa Saja Tak Cukup! Pramono Kaji Pembangunan 'Jalan Melayang' untuk Atasi Banjir Daan Mogot
-
Hasto Kristiyanto Ungkap Alasan PDIP Tetap Pertahankan Ambang Batas Parlemen
-
Lawan Banjir Daan Mogot, Pramono Anung Siapkan Pompa Stasioner Berkapasitas 7 Kali Lipat
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks